
maiwanews – Kehadiran PT Pidad di pameran industri pertahanan bertaraf international bernama Indo Defence 2014 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat menarik perhatian publik cukup besar.
Betapa tidak, PT Pindad yang bermarkas di Bandung, Jawa Barat, memang sengaja memajang sejumlah alat tempur canggih buatan anak bangsa yang sudah mendapat pengakuan dunia intenational.
Selain panser Anoa, Pindad yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu juga memamerkan kemampuannya memproduksi kendaraan tempur jenis tank medium atau SBS secara mandiri.
Tank buatan Pindad itu dibuat dalam beberapa varian diantaranya tank bersenjatakan meriam, tank angkut personil (APC), dan tank bersenjata peluncur roket.
Sopyan, salah seorang petugas di Indo Defnce 2014, Sabtu (8/11/2014) kepada maiwanews mengatakan, kendaraan tempur beroda track buatan Pindad itu sedang menunggu sertifikasi TNI-AD untuk dapat diproduksi secara massal.
SBS memiliki dimensi panjang 5,68 meter, lebar 2,77 meter dan tinggi 1,97 meter dengan berat kosong 10 ton, berat tempur 13 ton yang menggunakan baja setebal 10 mm dan memiliki kemampuan membawa 10 orang kru.
Kekuatan SBS ditunjang mesin diesel 6 silinder berpendingin cair yang memiliki kekuatan 250 hp dengan rasio 20 hp/ton. Dengan kekuatan itu, SBS mampu dipacu dengan kecepatan 70 km dengan jangkauan terjauh 400 km dan kapasitas bahan bakar 400 liter. Untuk perlindungan, SBS menggunakan baja dengan ketebalan 10 mm.
Selain panser dan tank, Pindad juga memajang senjata produksi andalannya yakni senjata ‘sniper’ yang memiliki kemampuan tembak sejauh 2 kilometer.
Prabowo & Li Qiang Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-Tiongkok
Porsche Rayakan 75 Tahun Produksi di Zuffenhausen
Prabowo Resmikan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia
Pj Sekda Makassar Tekankan Perencanaan Berdasarkan Data Akurat di acara Disperkim 2025
Andi Arwin Azis Tekankan Pentingnya Peran Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045









