maiwanews – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu hari Senin 7 oktober dalam pidatonya di Universitas Bar-Ilan di Ramat Gan, Israel, menyerukan himbauan kepada negara-negara di dunia untuk memrkuat sanksi terhadap Iran.
PM Netanyahu meminta masyarakat internasional memperkuat sanksi, bukannya melonggarkan sanksi ekonomi terhadap Iran. Dia menginginkan sanksi terus dilaksanakan hingga Iran benar-benar menghentikan proyek nuklirnya.
Menurut PM Netanyahu, pemerintah Israel bisa mengupayakan solusi diplomatik terhadap Iran dengan syarat semua kemampuan membuat senjata nuklir negara di kawasan Timur Tengah itu dilucuti. PM Netanyahu menginginkan Iran terbebas dari proyek sentrifugal, pengayaan uranium, dan tidak ada reaktor plutonium.
Oleh beberapa negara di dunia, Iran dituding mengembangkan senjata nuklir, hal ini dibantah pihak Iran dengan mengatakan proyek nuklir Iran adalah untuk tujuan damai dan demi kepentingan masyarakat. Pemerintah Iran mendesak negara-negara di dunia untuk melonggarkan sanksi ekonomi. Permintaan itu disebut sebagai imbalan atas pengawasan internasional terhadap proyek nuklirnya.
Selasa 1 Oktober lalu pada Sidang Majelis Umum PBB PM Netanyahu mengatakan proyek nuklir Iran masih tetap dilanjutkan, dan negaranya siap menghadapi ancaman dari nuklir Iran. Ia juga mengatakan untuk menghentikan proyek senjata nuklir Iran harus dilakukan dengan menggabungkan sanksi tegas dengan ancaman militer.
Presiden Iran Hassan Rouhani pada Sidang Majelis Umum PBB dua pekan lalu kembali menegaskan bahwa tidak ada senjata nuklir di negaranya. Menurutnya, strategi pertahanan dan kemanan Iran tidak memberi tempat bagi senjata nuklir. Presiden Hassan Rouhani juga menghimbau kepada masyarakat internasional untuk melawan kelompok-kelompok penghasut perang.
Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Urusan Politik Wendy Sherman kepada panel Senat Kamis 3 Oktober mengatakan hubungan diplomatik dengan Iran senantiasa dibarengi pengetatan sanksi dan memaksa Iran ke meja perundingan. (R19/VoA | Foto Ilustrasi: Benjamin Netanyahu by World Economic Forum)
Presiden Serahkan Alutsista ke TNI, Kontrak Rafale Diteken 2022
Presiden Serahkan Alutsista ke TNI, Perkuat Pertahanan Udara
Gubernur Sulsel Resmikan 3 Ruas Jalan di Bone
Wagub Sulsel Buka Seminar Edukasi Kaukus Perempuan Parlemen
TP PKK Kota Makassar gelar Raker Tekankan Transparansi Berbasis Digital









