‘Host’ Cilik Pandu Indira Yusuf pada ‘Podcast’ di SD BTN Pemda

20240919-indira-yusuf-ismail-podcast-sd-btn-pemda-prod-19sep2024
Dipandu ‘host’ cilik, Bunda PAUD Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail hadir sebagai tamu pada ‘podcast’ di SD Unggulan BTN Pemda, Makassar,Kamis, 19 September 2024. (Foto: Humas Kominfo Makassar)

maiwanews – Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, hari Kamis hadir sebagai narasumber pada podcast di SD Unggulan BTN Pemda, Makassar, dipandu oleh host cilik.

Kehadiran Indira pada kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya menyuarakan pentingnya kesehatan masyarakat, terutama terkait pencegahan stunting.

Podcast dengan nama Podguma (Podcast SD Unggulan BTN Pemda) itu diselenggarakan sekolah tersebut. Dua host cilik, Nina, siswi kelas 6, dan Maycan, siswi kelas 4, cekatan menggali informasi dari Indira.

Dalam podcast tersebut, Indira Yusuf memberikan penjelasan detail tentang bahaya stunting dan bagaimana upaya pencegahan bisa dilakukan dari hal-hal sederhana di rumah. Salah satunya adalah mencuci tangan secara rutin, terutama sebelum makan dan setelah beraktivitas.

Indira Yusuf menjelaskan, kebersihan tangan berperan besar dalam mencegah berbagai penyakit. Penyakit ini bisa memengaruhi gizi dan tumbuh kembang anak. Dengan demikian, rajin cuci tangan secara tepay dapat menjadi langkah pencegahan stunting.

“Stunting bukan hanya masalah kurang gizi, tetapi juga berkaitan dengan kebersihan. Dengan mencuci tangan secara rutin, kita bisa mencegah anak-anak terpapar infeksi yang dapat memperburuk kondisi gizi mereka. Jadi, menjaga kebersihan sejak dini adalah kunci untuk mencegah stunting”, ungkap Indira.

Meski topik tergolong berat, host cilik Nina dan Maycan mampu memandu sesi dengan baik. Keduanyan tidak hanya mengajukan pertanyaan relevan, tetapi juga membuat suasana wawancara menjadi hangat dan menarik.

Keterampilan mereka dalam memandu acara ini mendapat apresiasi dari Indira, ia tidak menyembunyikan kekagumannya dengan kemampuan dua siswa SD tersebut.

“Saya sangat bangga melihat Nina dan Maycan. Mereka tidak hanya percaya diri tetapi juga peka akan topik penting seperti stunting. Ini menunjukkan bahwa pendidikan di sini sudah membentuk generasi muda cerdas dan memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu sosial”, papar Indira Yusuf Ismail.

Indira juga menambahkan bahwa keterlibatan siswa-siswi seperti Nina dan Maycan dalam kegiatan seperti podcast ini merupakan salah satu bentuk edukasi inovatif.

Keterlibatan anak-anak dalam diskusi terkait kesehatan tidak hanya memberi pemahaman kepada mereka, tetapi juga memberi contoh kepada anak-anak lain bahwa mereka bisa berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting.

“Keterlibatan anak-anak dalam podcast ini sangat luar biasa. Ini adalah cara kreatif dan efektif untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama ke sesama anak-anak. Saya berharap anak-anak lain di Makassar juga bisa terinspirasi untuk terus belajar, berbagi, dan peduli terhadap sesama”, pungkasnya. (z/Humas Kominfo Makassar)

BERITA LAINNYA

.