
maiwanews – Prajurit siswa TNI AL menjalani program Lattek (Latihan dan Praktek) renang laut 1000 meter. Latihan berlangsung di Kolam Basin 2 Koarmada 2 Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur (Jatim) Kamis 9 September, diikuti siswa Dikmaba (Pendidikan Pertama Bintara) dan Dikmata (Pendidikan Pertama Tamtama) angkatan 40 gelombang kedua.
Komandan Pusdikbanmin (Pusat Bantuan Administrasi) Kolonel Laut Anggun Nan Tungga saat meninjau pendidikan di Pusdikbanmin itu menyampaikan bahwa lattek renang untuk meningkatkan daya tahan tubuh prajurit. Lattek renang 1000 meter (1 km) juga merupakan tindak lanjut perintah Dankodiklatal Laksamana Madya TNI Nurhidayat.
Kolonel Laut Anggun Nan Tunnga menambahkan, lattek renang 1000 meter tidak hanya untuk meningkatkan daya tahan, tapi sebagai bekal penugasan setelah lulus pendidikan dan pelatihan. Para siswa kebanyakan nantinya akan ditempatkan di KRI (Kapal Perang Republik Indonesia). Selama di KRI mereka akan banyak berada di laut.
Lattek renang merupakan bekal meningkatkan kemampuan prajurit untuk bertahan di laut, kemampuan tersebut merupakan salah satu materi Sea Survival. Kemampuan bertahan di laut harus dimiliki setiap prajurit TNI AL (Angkatan Laut). Tiap personel diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan bahaya di laut. (z/Puspen Mabes TNI)
Kasal TNI AL tinjau Program Ketahanan Pangan di Takallar
Pj Sekda Irwan Adnan Paparkan Rancangan APBD Makassar 2025
Angkatan Laut Indonesia dan Rusia Gelar Latihan Gabungan 'ORRUDA 2024'
Siswa SDIT Al-Mubarat Gowa Arya Dayyan Sahlan Raih Juara Satu GMI 2024
Prajurit Lantamal VI Ikuti Kegiatan Bersih Pantai









