maiwanews – Dalam rangka membantu masyarakat Surabaya dan Madura, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk menurunkan tarif tol Jembatan Suramadu lebih dari 50 persen.
Demikian diungkapkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung kepada wartawan usai Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (3/2/2016) siang WIB.
“Akhirnya diputuskan untuk diturunkan dengan berbagai pertimbangan, sehingga dengan demikian ini sudah sangat membantu baik masyarakat di Madura maupun di Surabaya, “ kata Pramono Anung.
Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyambut baik keputusan itu, Menurut Soekarwo, keputusan itu sangat bagus mengingat biaya pengiriman barang dari Surabaya yang masuk ke Madura dan sebaliknya harganya mahal.
Niatnya untuk membangun Jembatan Suramadu itu kata Soekarwo, adalah untuk meningkatkan kesejahteraan di Madura. “Saya kira ini yang sangat penting. Dan Pak Presiden, Pak Wakil Presiden, dan Para Menteri sepakat bahwa tujuan seperti itu terus dilaksanakan sebaik-baiknya,â€� kata dia.
Selain soal tarif tol Suramadu, Rapat Terbatas juga memutuskan status tanah 600 hektar di kaki Madura dicabut, dikeluarkan dari badan yang mengelolanya. Status tanah itu kewenangannya dikembalikan kepada Pemerintah Daerah setempat.
Porsche Resmikan 'Charging Lounge' Keenam di Leonberg, Jerman
Presiden dan Menteri ATR Bahas Isu Pertanahan
Prabowo: Bersihkan Dirimu Sebelum Kau Dibersihkan
Amerika Kenakan Tarif Tambahan 25 Persen atas Barang Impor dari Kanada
Prabowo Buka Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah di Kupang









