
maiwanews – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) bersama Astra Tol Cipali selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) mengambil langkah-langkah penanganan terhadap longsor di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Longsor di km 122 arah Jakarta terjadi pada Senin 8 Februari.
Longsor terjadi karena adanya gerusan lereng badan jalan akibat tingginya intensitas hujan di Jawa Barat. Akibatnya ruas jalan retak sepanjang 40 meter sehingga tidak bisa dilewati oleh kendaraan. Menghadapi masalah itu, Selasa 9 Februari pihak berwenang memberlakukan contraflow dari km 117 hingga km 126.
KemenPUPR dan BUJT juga memasang sheet pile di median untuk proteksi lajur arah Jakarta ke Semarang. Di median juga dibangun 2 lajur sepanjang 200 meter. Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian Selasa 9 Februari mengatakan pembangunan 2 lajur tersebut dimulai dari km 122+300 hingga km 122+500, pengerjaannya diperkirakan memakan waktu 10 hari.
Akses sementara juga akan dibuat menuju contraflow, pengerjaannya diperkirakan selesai hari Jumat. Adapun lokasi jalan dia area longsor akan ditutup selama 1,5 bulan untuk perbaikan. (KemenPUPR)









