PWI Serukan Penyelidikan Independen atas Kematian Wartawan di Palestina

maiwanews – PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Pusat mengutuk keras atas pembunuhan Shireen Abu Akleh, wartawan Al Jazeera keturunan Palestina berkebangsaan Amerika Serikat. Penembakan ini besar kemungkinan dilakukan saat Shireen meliput konflik di Kamp Pengungsi Jenin, Tepi Barat, wilayah Palestina.

Atal Sembiring Depari, Ketua Umum PWI Pusat dalam pernyataan pers yang beredar, Sabtu (14/05/2022) mengatakan, pembunuhan seorang wartawan, apalagi yang tengah bertugas di lapangan.

Menurut Atal Sembiring, Pembunuhan terhadap wartawan tidak hanya melanggar hukum humaniter internasional, tetapi juga kekejian tidak berperikemanusiaan. Apalagi tambah Atal, Shireen sudah memakai rompi bertuliskan besar-besar Press. PWI dikatakan mengutuk pembunuhan terhadap wartawan Al Jazeera itu.

Sebagaimana diketahui, Shireen Abu Akleh, jurnalis Al Jazeera, meninggal dalam tugas karena dibunuh oleh penembak jitu, tepat di kepala, atau bagian mata, pada Rabu (11/05/2022). (i)