Serangan Pesawat Nirawak AS Tewaskan 2 Anggota ISIS-K

20210828-mayjen-william-d-hank-taylor
Mayjen William Taylor berbicara pada konferensi pers tentang Afghanistan di Pentagon, 28 Agustus 2021.

maiwanews – Serangan udara di Provinsi Nangarhar dalam operasi “Over-the Horizon” sebagai bagian dari misi kontra terorisme oleh Amerika Serikat (AS) menewaskan 2 orang anggota ISIS-K (Islamic State of Iraq and the Levant – Khorasan Province) dan satu lainnya terluka.

Pada keterangannya di Pentagon Sabtu 28 Agustus, Mayor Jenderal Angkatan Darat (Mayjen AD) William D “Hank” Taylor mengatakan serangan menggunakan pesawat nirawak itu juga membuat cedera anggota ISIS-K lainnya dan tidak ada korban warga sipil.

Pada kesempatan itu Sekretaris Pers Pentagon John F Kirby menyampaikan meski serangan itu berhasil menewaskan dua anggota ISIS-K dan satu lainnya terluka, namun situasi di Afganistan masih berbahaya. Aliran ancaman masih aktif dan dinamis.

Situasi di Afganistan memanas saat Amerika serikat sedang dalam proses penarikan pasukan dan properti lainnya serta para staf dari negara itu. Centcom (Central Command) AS 10 Agustus lalu mengumumkan proses penarikan pasukan hingga 9 Agustus telah mencapai sekitar 95 persen.

Militer AS memperkirakan akan keluar dari Afganistan pad 31 Agustus. Evakuasi non kombatan terus berlanjut di Bandara Internasional Hamid Karzai untuk mengeluarkan sebanyak mungkin warga Amerika, pemohon visa imigran khusus Afganistan, dan warga Afghanistan rentan lainnya ke luar negeri.

Mayjen Taylor mengatakan dalam 24 jam terakhir, 32 pesawat militer AS meninggalkan Bandara Internasional Hamid Karzai dengan sekitar 4.000 personel. Sebuah tambahan 34 pesawat koalisi meninggalkan bandara dengan sekitar 2.800 personel. Sejauh ini, lebih dari 117.000 orang telah dievakuasi dari Afghanistan, dengan sekitar 5.400 di antaranya adalah warga negara Amerika.

Sementara proses evakuasi berlangsung, Kamis pagi di luar gerbang Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, 13 dari tentara Amerika tewas akibat serangan bom. Sejumlah warga sipil Afganistan juga tewas, dan baik anggota layanan Amerika maupun warga sipil Afghanistan terluka. Korban tewas dari anggota layanan AS itu berasal dari Korps Marinir, Angkatan Darat, dan Angkatan Laut.

Dari Korps Marinir, almarhum termasuk Sersan Darin T Hoover, Sersan Johanny Rosariopichardo, Sersan Nicole L Gee, Cpl Hunter Lopez, Kpl Daegan W Page, Cpl Humberto A Sanchez, Lance Cpl David L Espinoza, Lance Cpl Jared M Schmitz, Lance Cpl Rylee J McCollum, Lance Cpl Dylan R Merola, dan Lance Cpl Karim M Nikoui. Dari Angkatan Laut, Pelaut Maxton W Soviak tewas. Dan dari Angkatan Darat adalah Staf Sersan Ryan C Knauss. (z/Dephan AS/Centcom)