Seskab: Soal Helikopter VVIP, Presiden Akan Lihat Super Puma di PTDI

maiwanews – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) maupun Wapres Jusuf Kalla hingga saat ini belum mengajukan permintaan dan memutuskan untuk mengadakan helikopter jenis tertentu termasuk VVIP.

Karena itu kata Pramono, pada waktu hendak berangkat ke Paris, Presiden Jokowi memberi perintah kepada Seskab untuk mengagendakan  rapat terbatas khusus berkaitan dengan hal ini sepulang dari Paris.

Pramono Anung menjelaskan, pada Kamis (10/12/2015) mendatang, Presiden Jokowi dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Bandung, Jawa Barat untuk hadiri menghadiri puncak peringatan Hari Antikorupsi.

Dalam kunjungan ke Bandung itu sambung Pramono, Presiden Jokowi diagendakan melakukan peninjauan ke industri pesawat nusantara, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) untuk melihat helikopter Super Puma.

“Di Bandung, Presiden Jokowi diagendakan akan melakukan peninjauan ke industri pesawat nusantara, PT Dirgantara Indonesia, untuk melihat Super Puma,” kata Pramono Anung di ruang kerjanya, di Jakarta, Selasa (1/12/2015).

Soal usulan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna bahwa pengadaan helikopter VVIP jenis AgustaWestland AW101 sudah sesuai rencana strategis (renstra) pengadaan  Alutsista di TNI AU, Seskab Pramono Anung mengatakan bahwa hal itu tidak jadi masalah.

Rencana KSAU mengenai pengadaan helikopter sesuai kebutuhannya jelas Pramono, itu tidak ada yang salah. Namun Pramono menyebutkan, keputusan menetapkan jenis helikopter apa yang akan dibeli sepenuhnya ada di tangan pemerintah.Â