SPR : Kasus Nazarudin Semakin Mengkhawatirkan

Habiburokhman-2Serikat Pengacara Rakyat (SPR) melalui juru bicaranya Habiburokhman,SH mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kasus Nazaruddin. Habib menilai banyak kejanggalan dan ketertutupan seputar tertangkapnya Nazaruddin di Kolombia.

Diantaranya tidak ada informasi akurat tentang dengan siapa Nazarudin ketika tertangkap. Awalnya ia dikabarkan seorang diri, namun kemudian muncul isu bahwa dirinya berada di Kolombia bersama istri dan sepupunya.

Habib juga menilia komposisi tim penjemput Nazaruddin penting diketahui publik agar masyarakat yakin tidak ada kesepakatan tertentu antara kedua belah pihak. Selain itu, kabar keberangkatan Nazaruddin kembali ke Indonesia masih simpang siur. Hingga Jum’at siang Duta Besar Indonesia untuk Kolumbia tidak berani memastikan kabar kepulangan Nazarudin. Habib menduga hal itu untuk menutupi komposisi tim penjemput.

Berbagai kejanggalan dan tertutupnya informasi bagi Habib patut disesalkan, karena sampai batas tertentu publik berhak mendapatkan informasi mengenai kasus ini. Keterbukaan informasi terkait jalannya suau proses hukum kepada publik sangat penting untuk meyaknkan masyarakat bahwa memang tidak ada penyimpangan atau bahkan rekayasa dalam penanganan kasus tersebut.

“Bangsa kita sudah muak dengan rekayasa demi rekayasa dalam kasus-kasus hukum di Indonesia. Kita tenti tidak ingin kasus Nazarudin ini akan berjalan seperti kasus Anthasari, Gayus Tambunan, Susno Duaji yang terkesan sekali dibonsai untuk melindungi pihak-pihak tertentu,” ungkap Habib.

Habib berharap presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar bertindak tegas untuk menjamin keterbukaan dalam kasus ini dengan menegur pihak-pihak yang secara sistematis menutupnutupi informasi. “Semakin tertutup penanganan kasus ini akan semakin besar kemungkinan terjadinya rekayasa,” jelas Habib.