maiwanews – Situasi nasional akhir akhir ini banyak menyita perhatian Presiden Jokowi (Joko Widodo). Namun hiruk pikuk politik nasional ini diharapkan tidak menjadikan presiden melupakan permasalahan yang dihadapi oleh para pedagang pasar tradisional di Indonesia. Demikian disampaikan Wasekjend DPP IKAPPI Miftahudin di Jakarta Senin 2 Februari 2015.
Banyak pedagang pasar tradisional sampai saat ini mengahadapi berbagai dilema dan permasalahan. Seperti korban kebakaran pasar dan relokasi paksa. IKAPPI mendorong agar ada langkah cepat dan efektif agar semua para pedagang pasar yang sampai hari ini belum bisa melakukan aktifitas perdagangan agar segera bisa bangkit. Mereka butuh perlindungan dan kepastian hukum yang jelas agar mendapatkan jaminan untuk berdagang kembali dengan segera.
Seperti para pedagang yang pasarnya direvitalisasi, mereka harus mendapatkan kepastian bahwa mereka berhak untuk berdagang kembali dipasar tersebut tanpa proses yang rumit dan berbelit belit. Atau juga para pedagang korban kebakaran pasar yang juga harus mendapatkan perlindungan baik secara hukum maupun secara ekonomi. Karena para pedagang pasar tradisional adalah bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat Indonesia.
Bila pemerintah pusat maupun daerah abai akan realitas ini, pasti akan berakibat pada rusaknya tatanan ekonomi di daerah yang akan turut pula mempengaruhi tatanan ekonomi nasional. Hal ini menjadi penting dan genting karena pedagang pasar tradisional adalah penggerak ekonomi yang tidak boleh dipandang sebelah mata.
DPP IKAPPI (Ikatan Pedagang Pasar Indonesia) menilai, ini adalah waktu yang tepat bagi pemerintahan Presiden Joko Widodo melalui Menteri Perdagangan untuk membuktikan komitmen dan keberpihakannya kepada pedagang pasar tradisional dengan mendorong lahirnya undang-undang Perlindungan Pasar Tradisional.
“Dengan begitu, tinta emas sejarah akan mencatat tebal bahwa pemerintahan Joko Widodo memiliki kepedulian dan keberpihakan terhadap pasar tradisional”, ujar Miftahudin.
“Kami sangat mengerti akan situasi politik nasional yang tengah dihadapi oleh bapak Presiden Joko Widodo saat ini dan pasti menyita banyak perhatian dan tenaga”, kata Miftahudin. Untuk itu IKAPPI menyarankan agar presiden menyempatkan waktu untuk blusukan ke pasar tradisional.
Dengan bertemu masyarakat pedagang pasar tradisional secara langsung, terutama mereka yang pasarnya tengah menghadapi masalah tentu dapat meningkatkan rasa kepercayaan publik kepada Presiden. Terlebih bila Presiden Joko Widodo dapat menunjukan komitmen yang besar untuk memajukan dan melindungi pasar tradisional. (m012)
Presiden Prabowo Gulirkan Stimulus Ekonomi Rp24,44 Triliun
Bareskrim Polri Tegaskan Ijazah Jokowi Asli dan Sah Berdasarkan Uji Forensik
Danlantamal VI kenalkan alutsista AL ke santri Madinah
Porsche Tennis Grand Prix: Aryna Sabalenka dan Jelena Ostapenko Melaju ke Final
Rusia Catat 8 Serangan Ukraina ke Fasilitas Listrik









