maiwanews – Hasil survei terkini yang di lakukan litbang Kompas menunjukkan, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni tercatat paling tinggi dibanding dua pasangan lainnya dalam Pilkada DKI Jakarta.
Menurut Kompas, Agus-Sylvi memperoleh 37,1 persen, disusul pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat sebesar 33 persen responden, lalu di posisi ketiga pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dengan elektabilitas sebesar 19,5 persen.
Hasil survei yang diselenggarakan pada 7-15 Desember 2016 tersebut juga menunjukkan bahwa jumlah responden yang belum menentukan pilihan tercatat sebesar 10,4 persen dan angka margin error plus minus sebesar 3,46 persen.
Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 800 responden secara acak yang tersebar di enam kota/kabupaten di Jakarta dengan jumlah responden di setiap wilayah ditetapkan secara proporsional.
Sebelumnya, rilis hasil survei terkini LSI Denny JA menyebutkan bahwa Pilkada DKI Jakarta yang yang berlangsung 2017 mendatang, diprediksi akan berlangsung dalam dua putaran karena tidak ada satupun calon yang memperoleh suara 50 persen plus satu.
Dalam dua putaran itu, LSI memaparkan tiga kemungkinan calon yang akan bertarung yakni Agus berhadapan dengan Ahok, Anies dengan Ahok, serta kemungkinan ketiga yakni Agus berhadapan dengan Anies.
Menurut LSI Denny JA yang disampaikan Ardian, dari ketiga kemungkinan itu, hasil survei menunjukkan sang calon petahana kalah dengan selisih cukup signifikan. “Elektabilitas Agus sebesar 46,1 persen dan Ahok 29,1 persen, bilamana putaran kedua Pilkada DKI digelar hari ini,” kata Ardian.
Sementara jika yang bertarung di putaran kedua adalah Ahok melawan Anies maka Ahok hanya memperoleh 27,6 persen dan Anies unggul dengan 45,3 persen.
Kemungkinan ketiga, jika yang bertarung di putaran kedua adalah Agus dan Anies, LSI Denny JA menyebut bahwa Pilkada DKI akan berlangsung sengit. Hasil survei menunjukkan, di putaran kedua Agus tidak akan mudah mengalahkan Anies, begitupun sebaliknya.









