Timses Agus-Sylvi: Zamran Hanya Relawan, Bukan Anggota Tim Sukses

maiwanews – Tim sukses (timses) pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni (Agus-Sylvi) membantah kabar yang beredar bahwa Zamran merupakan anggota timses pasangan Agus-Sylvi.

“Isu saudara Zamran disebut sebagai anggota tim kampanye (timses) dari pasangan nomor satu (Agus-Sylvi) adalah tidak benar,” kata Ketua Timses Agus-Sylvi, Nachrowi Ramli dalam konferensi pers di Wisma Proklamasi, Jakarta, Minggu (1/1/2017).

Buktinya kata Nachrowi, dalam surat ke KPUD yang ditandatangani oleh Agus Harimurti Yudhoyono tertanggal 4 Oktober 2016 tentang daftar nama tim kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017, tidak ada nama Zamran.

Klarifikasi ini perlu disampaikan ke publik kata Nachrowi, mengingat saat ini beredar berita yang menyebut Zamran adalah anggota timses Agus-Sylvi. Bahkan kata dia, beberapa televisi juga mencantumkan berita yang bersumber dari Polda Metro Jaya itu di running text.

Untuk itu Nachrowi meminta kepada semua pihak yang ingin mengetahu posisi Zamran di timses Agus-Sylvi sebenarnya, agar mengecek langsung ke KPUD Jakarta.

Namun Nachrowi membenarkan jika Zamran merupakan anggota salah satu relawan Agus-Sylvi. Itupun sambung Nachrowi, hanya anggota biasa, bukan sekretaris atau pimpinan.

“Yang benar adalah, memang saudara Zamran termasuk anggota salah satu dari 24 relawan yang terdaftar di KPU,” ujar pria yang biasa disapa Nara ini menjelaskan.

Untuk itu Nara berharap agar semua pihak menghormati proses demokrasi yang sedang berlangsung di Pilkada DKI dengan baik, dengan tidak menyebarkan fitnah yang sangat merugikan pasangan calon yang mereka dukung.

Seperti diketahui, polisi sedang mengembangkan kasus dugaan makar dan dugaan pelanggaran UU ITE terhadap Zamran. Suami Sylviana Murni, Gde Sardjana telah dipanggil polisi sebagai saksi atas kasus yang menyeruak saat Aksi Bela Islam 212 itu.

Usai diperiksa polisi, Gde mebantah tudingan bahwa dirinya telah membiayai kegiatan makar. Gde menegaskan, dirinya mentranfer uang hanya Rp 10 juta ke Zamran sebagai pertemanan karena isterinya mau operasi.