maiwanews – Akibat menolak laporan warga di Jakarta Timur (Jaktim) yang menjadi korban perampokan dan terekam dalam CCTV, Aipda Rudi Pandjaitan dimutasi dari wilayah hukum Polda Metro Jaya ke Papua Barat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Endra Zulpan menjelaskan, mtasi tersebut berdasarkan surat telegram Kapolri Nomor: ST/2621/XII/KEP/2021 Tanggal: 28-12-2021 yang ditandatangani As SDM Kapolri Irjen Pol Wahyu Widada atas nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Terkait anggota Aipda Rudy Pandjaitan, hari ini tindakan disiplin atau putusan sidang kode etik demosi bersifat tour of area sudah keluar. Yang bersangkut pindah ke Papua Barat,” ujar Kombes Endra Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/12/2021).
Sebelumnya, nama Aipda Rudi menjadi perbincangan di media sosial karena menolak laporan seorang perempuan korban perampokan. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran sempat menyampaikan kekesalannya dengan sikap anggota Polsek Pulogadung tersebut.
Peristiwa berawal ketika seorang wanita inisial KM yang mengalami perampokan di Jalan Sunan Sedayu, Jakarta Timur, pada Jumat (10/12). Aksi perampok yang mengendarai dua sepeda motor dan terekam kamera CCTV itu, terjadi di salah satu ruko.
Berdasarkan rekaman yang beredar, salah satu pelaku mendekati korban dengan modus mengetuk kaca mobil korban dan berkata ada sesuatu di bagian belakang mobil. Praktis korban keluar dari mobil untuk melihat bagian belakang kendaraannya. Bersamaan dengan itu, pelaku lain membuka pintu mobil korban lalu menggondol barang berharga milik korban.
Akibat kejadian itu, korban lalu melapor ke Polsek Pulogadung, namun malah mendapat perlakuan yang kurang baik dari Aipda Rudi. Dengan nada tinggi, korban bahkan dimarahi dan laporannya ditolak.
Ketua Dekranasda Makassar Perkenalkan Baju Bodo, Ajang Promosi Warisan Budaya
Kapolri Pastikan Keamanan dan Pelayanan Optimal pada 'May Day Fiesta' di Monas
Amran Sulaiman Laporkan Produksi dan Serapan Beras Nasional ke Presiden
Arus Balik Lebaran, Korlantas Akan Terapkan 'One Way' Lokal & Nasional
Tim SAR Ditpolsatwa Baharkam Polri Bantu Korban Gempa Myanmar









