
maiwanews – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memecat Inspektur Jenderal Departemen Luar Negeri Steve Linick Jum’at 15 Mei malam waktu setempat. Ini merupakan pemecatan terbaru dari pengawas pemerintah.
Presiden Trump dalam surat Jum’at malam kepada Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan bahwa dia tidak lagi memiliki kepercayaan penuh pada Linick.
Pemecatan larut malam oleh Presiden Trump terhadap Inspektur Jenderal (Irjen) Departemen Luar Negeri (Deplu) telah mempercepat pola pembalasan berbahayanya terhadap para pelayan publik patriotik yang melakukan pengawasan atas nama rakyat Amerika. Demikian dikatakan Pelosi dalam sebuah pernyataan hari Jum’at.
Menurut Pelosi, Irjen Linick dihukum karena melakukan tugasnya dengan terhormat untuk melindungi Konstitusi dan keamanan nasional sebagaimana disyaratkan oleh hukum dan sumpahnya.
Eliot Engel, seorang Demokrat New York yang menjadi ketua Komite Urusan Luar Negeri, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Kantor Inspektur Jenderal Departemen Luar Negeri telah membuka penyelidikan terhadap Sekretaris Negara Mike Pompeo. Pemecatan Linick di tengah penyelidikan semacam itu menunjukkan bahwa ini adalah tindakan pembalasan yang melanggar hukum.
Linick diangkat menjadi Irjen Deplu oleh Presiden Barack Obama. Partisipasi Linick dalam proses pemakzulan (impeachment) terbatas pada pengarahan beberapa komite kongres dan memberikan dokumen kepada anggota parlemen dari Rudy Giuliani, pengacara presiden. (BBG Direct)
.









