
maiwanews – Urban Policy mengapresiasai kedua pasangan calon (paslon) pada pilkada (pemilihan kepala daerah) Kota Depok. Kedua kandidat baik Pradi-Afifah dan Idris-Imam menaruh perhatian serius pada pembinaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).
Siti Nur Rosifah peneliti bidang Ekonomi lembaga riset dan kajian kebijakan publik independen tersebut Selasa 6 Oktober mengatakan selain terhadap UMKM, kedua kandidat juga serius dalam upaya menciptakan pengusaha baru. 60% PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) di kota Depok memang disumbang oleh UMKM.
Terkait pendekatan pemberian insentif kepada beberapa segmen masyarakat seperti pembimbing rohani, guru dan siswa berprestasi atau kurang mampu, Siti Nur Rosifah menilai program tersebut nampaknya masih parsial dan belum bisa menjangkau semua sasaran, khususnya para pekerja informal dan harian serta keluarga kelas menengah dan bawah dengan kondisi ekonomi terdampak COVID-19 (corona virus Disease 2019).
Siti Nur mengatakan, “tentu kami juga berharap para paslon wali kota Depok bisa betul-betul meyakinkan masyarakat akan janji kampanyenya”. Selain itu Siti Nur menyampaikan bahwa pihaknya juga berharap paslon terpilih nantinya dapat memikirkan dengan matang program-program ekonomi jangka panjang. Program ekonomi jangka panjang bisa meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat Depok dari terjangan krisis. (Urban Policy)
Pemerintah Siapkan 21 Proyek Hilirisasi Tahap Pertama Senilai Rp657,6 Triliun
Porsche AG Inisiasi Perubahan pada Dewan Eksekutif
Prabowo Percaya Investigasi Penembakan WNI di Malaysia akan Transparan
Irwan Rusfiady Adnan Resmi Dilantik sebagai Pj Sekda Kota Makassar
Andi Arwin Azis Apresiasi Program Hasanuddin Peduli Anak Sekolah di Makassar









