maiwanews – Cairnya komunikasi politik antara kubu Koalisi Merah Putih (KMP) dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) rupanya belum menenangkan semua pihak. Hal itu tercermin dari pernyataan wakil sekretaris jenderal (Wasekjen) DPP Partai Hanura, Dimas Hermadiyansyah, SE, Minggu 19 Oktober 2014 malam.
Dalam pernyataannya Dimas mengatakan, meskipun kondisi telah lebih kondusif pasca pertemuan Jokowi dengan tokoh KPM, namun rakyat masih punya rasa khawatir akan adanya ganguan politik terhadap Jokowi.
Karenanya, para relawan dan rakyat menunjukkan kekuatan besarnya dengan bergerak secara antusias menyiapkan acara spektakuler untuk menyambut dan mengawal pelantikan Jokowi-JK sebagai presiden dan wakil presiden RI.
Dimas menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam merayakan pelantikan Jokowi-JK merupakan sinyal atau pesan dari rakyat bahwa mereka adalah pilihan rakyat. Jadi, Dimas menegaskan agar Jokowi dan JK jangan diganggu, biarkan mereka bekerja untuk memperbaiki bangsa.
“Jika ada yang mengganggu baik itu dari kekuatan politik manapun, maka sepertinya bukan hal yang mustahil people power akan bergerak membela Jokowi”, tegas Dimas. (m011)
Blinken Sampaikan Dukungan Berkelanjutan Bagi Ukraina
Taycan Turbo GT dengan 'Weissach Package' Catatkan 3 Rekor di 3 Benua
Bea Cukai Malang Terus Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Kasal Kunker ke lahan ketahanan pangan Lantamal VI di Desa Tamanyeleng, Barombong - Gowa
Presiden Sebut Pompanisasi di Bantaeng Tingkatkan Produktivitas Pertanian









