15 Sampai 26 Juni Presiden SBY Berada di Amerika Latin

maiwanews – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta rombongan akan bertolak ke Amerika Selatan (Amerika Latin) pada tanggal 15 Juni 2012. Kunjungan ke beberapa negara tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 26 Juni.

Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional, Dr. Teuku Faizasyah, dalam laman resmi presiden menyatakan Presiden SBY akan menghadiri KTT G20 ke-7 di Los Cabos, Meksiko pada 17-19 Juni, KTT Rio+20 di Rio de Janeiro, Brazil pada 20-22 Juni, dan melakukan
kunjungan kenegaraan ke Quito, Ekuador tanggal 22-23 Juni.

Di Los Cabos, Meksiko, Presiden SBY akan menghadiri KTT G20 dan menyampaikan pidato utama di pertemuan Business 20 Summit (B20), serta menyampaikan komitmen Indonesia terhadap financial inclusion pada acara Los Cabos Financial Inclusion Event. Presiden SBY juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa kepala negara dan pemerintahan di sela-sela KTT.

Teuku Faizasyah mengatakan bahwa pertemuan G20 akan dimanfaatkan Indonesia untuk mendorong terciptanya iklim lebih kondusif bagi pemulihan perekonomian global akibat krisis keuangan berkepanjangan, khususnya di Euro Zone. Indonesia juga akan terus mendorong agar kepentingan negara-negara berkembang tetap menjadi bagian dari agenda utama G20, khususnya agenda pembangunan, infrastruktur, dan financial inclusion.

Pada tanggal 19 Presiden SBY akan bertolak ke Rio de Janeiro dalam rangka menghadiri KTT Rio+20 United Nations Conference on Sustainable Development. Acara itu berlangsung pada tanggal 20-21 Juni 2012. KTT ini diselenggarakan untuk mengevaluasi berbagai kemajuan dan kendala dalam pencapaian sustainable development dalam 20 tahun sejak United Nations Conference on Environment and Development tahun 1992 di Rio de Janeiro, dan dalam 10 tahun sejak World Summit on Sustainable Development tahun 2002 di Johannesburg.

Selain menghadiri sesi pleno KTT Rio+20, Presiden SBY juga dijadwalkan untuk memberi sambutan pada beberapa acara lainnya, serta. melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa kepala negara dan pemerintahan. Menurut Teuku Faizasyah, KTT Rio+20 ini sangat penting bagi Indonesia sebagai salah satu negara terdepan dalam memajukan agenda sustainable development. Indonesia akan menyampaikan berbagai pemikiran mengenai langkah bersama ke depan.

Setelah menghadiri KTT Rio+20, Presiden SBY beserta Ibu Negara dan rombongan akan melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Quito, Ekuador. Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama Presiden Republik Indonesia sejak hubungan diplomasi kedua negara dibuka pada tanggal 29 April 1980, dan merupakan kunjungan balasan atas kedatangan Presiden Ekuador ke Indonesia pada tahun 2007. Selama di Ekuador, Presiden SBY akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Ekuador, Y.M. Rafael Correa Delgado, dan kunjungan kehormatan kepada Ketua Presiden Parlemen Ekuador, Fernando Cordero.

Teuku Faizasyah menyampaikan bahwa kunjungan kenegaraan Presiden SBY ke Ekuador diharapkan dapat memperkokoh hubungan dan meningkatkan kerja sama kedua negara di berbagai bidang.