maiwanews – Dua ekor gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) ditemukan mati di kabupaten Tebo, Jambi, awal pekan ini. Bangkai gajah ditemukan dekat perkebunan kelapa sawit dalam keadaan tanpa gading.
Krismanko Padang, ketua lembaga swadaya masyarakat Forum Konservasi Gajah Indonesia, Rabu 29 Nopember mengatakan polisi menemukan beberapa cangkang peluru dekat lokasi tewasnya kedua gajah jantan tersebut.
Ditengarai dua gajah tersebut mati karena ulah pemburu. Terhadap pihak kepolisian, Krismanto berharap dilakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku.
Krismanto menambahkan, berdasarkan informasi dari warga sekitar, akhir-akhir ini sekitar 30 ekor gajah berkeliaran di wilayah tersebut.
Gajah merupakan salah satu hewan buruan untuk diambil gadingnya. Pada September lalu, sebuah organisasi pemerhati lingkungan hidup, World Wide Fund for Nature (WWF), melaporkan 3 ekor gajah ditemukan mati di propinsi Aceh pada 6-7 September 2014, diduga akibat perburuan gading.
16 Februari 2014 ditemukan 7 ekor bangkai gajah dekat Taman Nasional Tesso Nilo, Sumatera. Menurut keterangan petugas kantor satwa liar setempat, ada kemungkinan gajah-gajah itu dibunuh dengan cara diracun. (m012/VoA)
Indonesia-Australia Komitmen Wujudkan Perdamaian dan Kemakmuran Regional
Trump Bertekad Akhiri Serangan Houthi, Lindungi Kapal Komersial
Stand Baru Pasar Dupak Rukun Surabaya Segera Dibangun, Ditarget Rampung Akhir Desember 2024
Pemkot Surabaya Segera Dirikan Rumah Sakit Di Surabaya Utara Dan Selatan









