2009, Nilai Ekspor Minyak Iran Capai Rp621 Triliun

ladang minyak iranmaiwanews – Meski masih terkena sanksi embargo ekonomi internasional yang disponsori Amerika Serikat, Republik Islam Iran ternyata masih mampu meningkatkan penghasilan ekspornya secara signifikan, khususnya minyak.

Dilaporkan, pendapatan Iran dari ekspor minyak selama tahun lalu, mencapai US$ 69,1 miliar atau sekitar Rp 621 triliun. Maka tak heran jika Iran mampu membangun pertahanannya jadi begitu disegani.

Menurut laporan yang dikeluarkan kantor berita Kementerian Minyak Iran,  Shana, seperti yang dilansir oleh PressTV Iran, Republik Islam Iran telah berhasil mengekspor sekitar 2,2 juta barel minyak per hari pada tahun lalu.

Keberhasilanl itu ditunjang oleh  penemuan 13 ladang minyak baru dan ladang-ladang gas dengan cadangan mencapai 14 miliar barel minyak dan 45 triliun kaki kubik gas alam dalam 12 bulan terakhir.

Pada tahun 2009, produksi minyak mentah Iran  mencapai sekitar 3,8 juta barel per hari. Negara Teluk Persia ini juga memiliki cadangan gas terbesar kedua di dunia setelah Rusia

Bukan hanya itu, Direktur eksplorasi Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC), Mahmoud Mohaddes, mengatakan, awal tahun ini, diumumkan rencana mengeksplorasi cadangan baru sebanyak 500 juta barel minyak dan 5 triliun kaki kubik gas per tahun selama lima tahun.

Mohaddes mengatakan bahwa selama program pengembangan keempat Iran lima tahun (2005-2010), negara ini telah menemukan 19 ladang minyak baru dan delapan cadangan gas baru.