maiwanews – Sebanyak 682 anggota geng motor dari berbagai kelompok diciduk oleh Polrestabes Bandung dalam dua malam operasi, Sabtu (25/9/2010) malam dan Minggu (26/9/2010) dini hari.
Menurut Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sriwahyu Utami, dari jumlah tersebut, 661 di antaranya laki-laki, sementara 21 lainnya adalah perempuan.
“Total yang ditangkap semalam ada 682 orang. Mereka ditangkap di beberapa titik di Kota Bandung, seperti Jalan Cihampelas, Jalan Logam, dan lain-lain,” kata Endang Sriwahyu Utami, kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Minggu, 26 September 2010.
Selain menangkap para anggota geng, sebanyak 361 sepeda motor milik mereka juga turut diamankan polisi. Sepeda motor tersebut kini dikumpulkan di halaman Mapolrestabes Bandung di Jalan Merdeka.
Mereka ditangkap di beberapa titik Kota Bandung menyusul terjadinya keributan antara sesama geng motor. Mereka juga melakukan aksi pengrusakan di sejumlah lokasi.
Mereka melakukan aksi perusakan di Jalan Cihampelas usai bentrokan pasca menghadiri Jambore Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jabar di Subang, Sabtu, 25 September 2010.
Tidak hanya itu, antar sesama anggota geng motor juga melakukan keributan di sejumlah titik di Kota Bandung, Minggu dini hari tadi.
Dalam aksinya, katanya, mereka lakukan pengrusakan dua warnet dan satu mobil di Jalan Cihampelas. “Kita juga masih mendata kerusakan lain dan memeriksa mereka,” kata Endang.
Setelah ditangkap, lanjut Endang, mereka semua dikumpulkan di aula Mapolrestabes Bandung. “Mereka diberi pembinaan dan pengarahan oleh bagian Bina Mitra,” kata Kompol Endang.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan proses identifikasi. Sementara terkait total kerusakan yang diakibatkan oleh aksi mereka, polisi belum bisa memastikan berapa kerugiannya.
.









