Bojonegoro – Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, ke Bojonegoro kunjungi pasar sembilan bahan pokok (sembako) di halaman Bakorwil II Bojonegoro, Jl Pahlawan, Minggu, 29 Agustus 2010.
Sebanyak kurang lebih 5.000 bungkus sembako dibagikan kepada masyarakat miskin (maskin) yang telah terdata terlebih dahulu. Masyarakat miskin yang datang terlebih dahulu harus membawa kupon. Mereka telah didata oleh tim dan bisa menebus sembako dengan harga yang sangat murah, Rp 15.000 untuk paket sembako seharga Rp 85.000.
Sembako tersebut disubsidi oleh Tim Penggerak PKK Pemprov Jatim. Menurut salah satu staff Bakorwil menjelaskan, jika sejak pagi antrean maskin (masyarakat miskin) sudah tampak, mulai dari warga sekitaran Kota Bojonegoro sampai dari Kecamatan terdekat Kota Bojonegoro. Mereka berduyun-duyun ke Bakorwil II untuk mendapatkan paket sembako.
Gubernur Jatim, Soekarwo menjelaskan, jika sejauh ini harga-harga sembako di pasaran masih stabil. Sehingga, masyarakat tidak perlu resah, khususnya menjelang lebaran tahun ini.
“Kegiatan ini dalam rangka untuk meringankan beban dari masyarakat miskin. Semoga saja, kedepannya dapat digelar kembali,” terangnya.
Dijelaskan, jika pemerintah akan terus memantau keberadaan harga
sembako mendekati H-7 lebaran. Pemantauan akan terus dilakukan hingga lebaran selesai.
Sehingga, bisa dilakukan upaya cepat untuk menekan harga tetap stabil.”Semoga saja, semuanya baik-baik saja dan tidak ada masalah nantinya. Sehingga, masyarakat bisa melaksanakan labaran dengan tenang,”tambahnya.
Sementara itu Kepala Bakorwil II Bojonegoro, Setiadjit menerangkan, jika sembako yang dijual sangat murah kepada masyarakat terdiri dari 5 kilogram beras premium, gula, minyak, mie instan dan juga kecap. memet









