FAS gelar demo Berbentuk Teatrikal “Selamatkan NKRI”

Maiwa news – Carut marutnya Hukum di negeri ini. Membuat Pandangan masyarakat tentang hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul katas.istilahnya maling kecil dihakimi, namun maling (kakap) terlindungi. Rasa keadilan sudah luntur dipertontonkan, hingga membuat masyarakat gerammelihatnya.

Maling uang rakyat (koruptor) yang jumlahnya milyarn atau bahkan triliunan hanya mendapatkanvonis ringan dan bahkan ada yang tidak tersentuh oleh hukum . satu pesatu yang tertangkap dipetontonkan dimedia, namunkenyataannya yang lain masih saja berani melakukannya. Karena sebagai alat penjara tidak diberlakukan. Apa lagi penanganannya, selalu sepeti tebang pilih.

Rakyat berharap pemerintah harus tegas dalam bersikap.  Hal ini yang membuat rakyat jelat yang tergabung dalam Front Arek Surabaya ( FAS) menggelar demo berbentuk Teatrikal dengan pernyataaan tegas “ Hukum Mati Koruptor dan Rampas Asetnya.” di gelar di depan Patung Gubernur Suryo (Depan Gedung Grahadi), Jalan Gybernur Suryo, Embong Malang Surabaya – Jawa Timur, Kamis(10/04/2025)

Fas menggelar orasi dan Seruan tuntutan.

Adapun tuntutan dari FAS:

  1. Segera terbitkan Perpu Soal Hukuman Mati bagi Koruptor dan perampasan semua asset mereka ( memiskinkan yang bersangkutan).
  2. Pemerintah wajib melaksanaka, Agendakan reformasi ‘98
  3. Jangan sengsarakan rakyat dan merusaak generasi Peneus bangsa dengan pembiaran, Judi Online(JUDOL), Pinjaman Online (Pinjol), dan peredaran Narkoba.
  4. Hapus industry Hukum dan Politik. Agar tidak ada lagi transaksional dilakukan.
  5. Stop mengeluarkan kebijakan-kebijkan yang membuat rakyat tambah miskin dan sengsara.

FAS, menyatakan bahwa gelombang aksi dan tuntutan dari bebagai elemn baik dari akademisi maupunmasyarakat sipiladalah singnal kuat bahwa rakyat mengiginkan perubahan sistematik bukan hanya kosmetik. Diakhir orasinya FAS menegaskan komitmen untuk terus mengawal dan memperjuangkan keadilan social bagi eluruh rakyat Indonesia. Demi menyelamatkan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia, aksi demo ini mendapat pengawalan dari kepolisian dan TNI-AD, demo berakhir dengan damai.(AF)