Di Pemakaman Supriyadi, Kapolda Sulteng Minta Maaf

amin salehmaiwanews – Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Muh Amin Saleh meminta maaf kepada  keluarga korban atas peristiwa bentrokan warga dengan aparat polisi di Kabupaten Buol, Sulteng.

“Atas nama pribadi dan institusi Polda Sulteng serta Polres Buol menyatakan rasa menyesal dan meminta maaf atas peristiwa penanganan keamanan yang mengalami gangguan,” kata Amin Saleh.

Permintaan maaf tersebut  disampaikan Amin Saleh saat memberikan sambutan pada acara pemakaman korban tragedi Buol, Supriyadi, di Desa Diat Kecamatan Bukal, Sabtu, 4 September 2010.

Kehadiran Kapolda Sulteng dan sejumlah pejabat lainnya di Desa Biat membuat suasana berubah menjadi tenang. Pandangan masyarakat tertuju pada Kapolda dan pejabat tinggi lain yang turut hadir.

Suasana jadi haru saat Kapolda Sulteng, Pemerintah Kabupaten Buol dan pengurus koperasi unit desa, tempat Supriyadi bekerja menyerahkan santunan kepada ahli waris.

Bantuan serupa juga diberikan Wagub Sulteng Achmad Yahya yang turut hadir, beberapa saat sebelum jenazah almarhum diantar ke pemakaman.

Pemakaman jazad almarhum di Desa Diat menempuh jarak sekitar 20 kilometer arah utara ibu kota Kabupaten Buol. Iring-iringan kendaraan dinas Kapolda sempat terhambat karena melintasi genangan banjir serta jalan yang belum teraspal.

Korban meninggal tertembak akibat bentrokan warga dan polisi Selasa (31/8/2010) dan Rabu (1/9/2010).di Buol, sebanyak 30 orang, 8 diantaranya meninggal dunia. Delapan korban lainnya dirujuk ke Palu untuk jalani perawatan intensif.

Akibat peristiwa itu, 11 anggota kepolisian dimintai keterangan di Mapolda Sulteng, seorang diantaranya telah dijadikan tersangka.