maiwanews – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Jakarta menduga kuat terbakarnya 21 gerbong kereta api yang diparkir di Stasiun Rangkasbitung Selasa 11 Oktober 2010 sekitar pukul 01.45 karena sabotase.
Direktur PT KAI, Ignasius Jonan mengatakan, belum dapat memastikan sumber api yang melalap 20 gerbong tersebut, namun pihaknya memastikan sumber api bukan berasal dari konsleting listrik KA, karena saat itu semua listrik di kereta sudah dimatikan.
Selain itu, kata Ignasius, beberapa kejanggalan juga dapat dilihat dalam kebakaran itu, misanya jarak antara gerbong yang terbakar cukup jauh yakni 5 meter, dan mengherankan, api dapat merembet begitu cepat.
Menurut Mateta yang mendampingi Ignasius, dugaan sementara api berasal dari lilin atau puntung rokok orang yang tidur di atas kereta. Namun tak menutup kemungkinan kebakaran ini juga adanya akasi sabotase.
“Sebab, mengapa kursi tunggu calon penumpang tak turut terbakar begitu juga dengan atap stasiun,” kata Kepala Humas Daops I, Mateta Rijal Humlak, usai memantau 21 gerbong kereta yang terbakar, Senin 11 Oktober 2010.
Meski begitu, Mateta mengatakan, pihak PT KAI menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk melakukan pengusutan. Saat ini, polisi telah memeriksa tiga saksi terkait kebakaran itu.
Ke 20 gerbong yang terbakar tersebut, lanjutnya, terdiri dari 4 gerbong dari 7 rangkaian gerbong yang parkir di jalur III, 5 gerbong dari 7 rangkaian gerbong yang parkir di jalur IV, 6 gerbong dari 12 rangkaian yang parkir di jalur V, dan 5 gerbong dari 8 rangkaian gerbong yang parkir di jalur VI.
Polisi Tetapkan 9 Orang Tersangka Kasus Pagar Laut Bekasi
Pemkot Makassar Hadiri Rakor Stunting Bersama Wagub Sulsel
Pj Sekda Makassar Irwan Adnan Hadiri Pelantikan Pengurus Wilayah NU Sulsel
Pj Sekda Makassar Irwan Adnan Hadiri Rapat Mediasi Dinas Pertanahan
LPMK Beri Apresiasi Wali Kota Eri Tanggulangi Banjir Di Surabaya









