maiwanews – Jumlah korban meninggal akibat gempa dan tsunami di Kepulauan Mentawai hingga Jumat, 5 November 2010 telah mencapai 445 orang dan 58 lainnya belum ditemukan.
Staf Khusus Presiden Bidang Penanganan Bencana dan Sosial, Andi Arief mengatakan, selain korban hilang dan tewas, sebanyak 173 orang masih menjalani perawatan karena mengalami luka berat, dan 325 lainnya dirawat karena luka ringan.
Data tersebut disampaikan Andi Arief berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat pada pukul 21.00 WIB, Jumat 5 November 2010,
Sebelumnya disebutkan BPBD Sumut, korban tewas mencapai 431 orang. Korban meninggal terbanyak berada di Kecamatan Pagai Utara yang mencapai lebih dari 200 orang. Sedangkan Kecamatan Pagai Selatan lebih dari 100 orang.
Gelombang tsunami terdahsyat setelah tsunami Aceh itu, diawali dengan gempa bumi berkekuatan 7,2 SR yang mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada pukul.21.42 WIB pada Senin, 25 Oktober 2010.
Musibah tsunami yang sempat menyedot perhatian internasional tersebut, memaksa 15.353 warga Mentawai mengungsi setelah kehilangan sanak saudara dan juga harta benda termasuk rumah.









