Econit: Skandal Krakatau Steel lebih Dahsyat dari Century

krakatau-steelmaiwanews – Direktur eksekutif Economics, Industry and Trade (Econit), Hendri Saparini mengkhawatirkan, penjualan saham Krakatau dengan harga yang murah, menjadi skandal ekonomi baru yang lebih besar dari kasus Bank Century.

“Saya takut lebih dahsyat dari kasus Bank Century,” kata Hendri Saparini dalam sebuah diskusi Polemik dengan tema ‘Erupsi Saham Krakatau Steel’ di Jakarta, Sabtu 6 November 2010.

Hendri Saparini mengklaim memiliki data-data untuk membuktikan penjualan saham PT Krakatau Steel bermasalah. Menurutnya, polemik seputar penjualan saham Krakatau saat ini belum seberapa jika data yang dia miliki dipublikasikan.

“Ini baru seperti Anak Krakatau, baru keluar asap. Masih banyak magma yang akan keluar,” kata Hendri Saparini menganalogikan.

Hendri Saparini berpendapat, Krakatau merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sehat yang tak perlu dijual sahamnya. Krakatau adalah BUMN potensial, lanjut Hendri, jadi siapapun yang memegang perusahaan itu tidak masalah.

Dalam proses initial public offering (IPO) Krakatau Steel itu katanya, dikhawatirkan BUMN itu akhirnya justru menjadi pemegang saham minoritas.

“Sekarang masyarakat menganggap seolah-olah IPO akan digunakan untuk ekspansi. Tapi masyarakat tidak tahu berapa sumber dana yang digunakan untuk membayar kesepakatan Krakatau dengan investor,” kata wanita berkerudung itu.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Drajad Wibowo mengatakan hal yang sama. Menurutnya, modus skandal IPO (initial public offering) PT Krakatau Steel lebih canggih dari skandal PT Bank Century.

“Permainannya di pasar modal lebih canggih ketimbang modus kasus Century,” kata Dradjad Wobowo di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis 4 November 2010 lalu.

Bahkan Ketua MP PAN M Amien Rais mengancam akan meledakkan kasus Karakatu Steel tersebut ke media. Mantan Ketua MPR itu menggambarkan, bangsa ini sebagai bangsa ‘dungu’ yang mau saja memnjual aset strategis negara ke pihak asing dengan harga yang sangat murah.