maiwanews – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada dua orang putra terbaik bangsa yang turut dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia, di Istana Negara, Kamis, 11 November 2010.
Kedua orang itu adalah Johannes Leimena (Alm), yang merupakan salah satu pemuda Indonesia yang berjasa dalam penyelenggaraan Kongres Pemuda tahun 1928 dan Johannes Abraham Dimara (Alm), memiliki jasa besar dalam pembebasan Namlea di Maluku, dan dalam perjuangan membebaskan Irian Barat.
Keduanya diangkat menjadi Pahlawan Nasional berdasarkan hasil sidang Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan pada tanggal 1 November 2010 dan dengan Keputusan Presiden Nomor 52/TK/TAHUN 2010 tanggal 8 November 2010.
Dalam acara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional, SBY juga memberikan Bintang Jasa Mahaputera Adipradana, Bintang Mahaputera Utama, Bintang Mahaputera Nararya, Bintang Jasa Pratama, Bintang Jasa Nararya dan Bidang Budaya Parama Dharma.
Berikut ini adalah nama-nama penerima Gelar dan Tanda Kehormatan di Istana Negara.
Bintang Mahaputera Adipradana:
– Mangkunagara (Alm)
– Sayyid Idrus Bin salim Segaf Aljufrie (Alm)
– Raden Ngabehi Ronggowarsito (Alm)
– Sutan takdir Alisyahbana (Alm)
– Raden saleh Syarif Bustaman (Alm)
Bintang Mahaputera Utama:
– Andi Makkasau Parenrengi Lawawo (Alm)
– Hajjah Andi Depu (Alm)
Bintang Mahaputera Nararya:
– Alex Mendur (Alm)
– Sumarto Frans Mendur (Alm)
Bintang Jasa Pratama
– Marwoto hadi Soesastro (Alm)
Bintang jasa Nararya
– Abdul Kadir (To’et) (Alm)
Bintang Budaya Parama Dharma:
– Prof. Sjafei Sumardja (Alm)
– Ki narto Sabdo (Alm)
– Affandi Koesoema (Alm)
– Romo Yusuf Bilyarta Mangun Wijaya (Alm)
– Sjumandjaja (Alm)
– WS. Rendra (Alm)
– Mimi Rasinah (Alm)
– Udjo Ngalagena (Alm)
Penganugrahan gelar Pahlawan Nasional dan pemberian Gelar dan Tanda Kehormatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Pahlawan Nasional yang diperingati setiap tanggal 10 November.









