maiwanews – Majikan Kikim Komalasari, seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang ditemukan tewas di tempat sampah beberapa waktu lalu, kini sudah ditahan oleh polisi Arab Saudi.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Marty Natalegawa mengatakan, pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) akan mengawasi dan memastikan proses hukum terhadap pelaku pembunuhan TKI tersebut berjalan.
“Kami menerima informasi dari Konjen Kami di Jeddah melalui jaringan anggota Satgas KJRI di Kota Abha, Arab Saudi, bahwa telah ditemukan jenazah yang dikonfirmasi sebagai Kikim Komalasari,” kata Marty. Hal tersebut disampaikan Marty Natalegawa saat jumpa pers di Gedung Kemlu, Jl Pejambon, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat, 19 November 2010.
Dijelaskan Marty, awalnya Kepolisian Arab Saudi mengira jenazah Kikim adalah warga negara Bangladesh. Karena menurutnya, sempat dalam beberapa waktu, tewasnya Kikim tak kunjung disampaikan ke KJRI di Arab Saudi.
Masalah penyiksaan TKI di Arab Saudi ini, sudah dikelola Kemlu dengan baik. Dan saat ini, menurut Marty, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan perhatian. Presiden juga akan memberi keterangan.
Dijelaskan Marty, saat ini KJRI sudah meluncur ke Kota Abha untuk memastikan jati diri jenazah Ibu Kikim dan juga untuk mengambil langkah ke depan. Menurutnya, proses hukum sudah bergulir.
“Kami ketahui majikan melakukan tindakan pidana itu telah ditahan oleh aparat kepolisian Arab Saudi,” kata Marty menegaskan.
Berdasarkan laporan awal petugas KJRI Jeddah di Abha, diketahui korban bernama Kikim Komalasari bt. Uko Marta. Wanita kelahiran Cianjur pada 9 Mei 1974 itu diberangkatkan ke Arab Saudi pada Juli 2009.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kikim Komalasari bt. Uko Marta diduga dibunuh oleh majikannya di Abha pada H-3 Idul Adha. Informasi dari Korwil Arab Saudi PDI Perjuangan menyebutkan, Wanita kelahiran Cianjur pada 9 Mei 1974 itu diberangkatkan ke Arab Saudi pada Juli 2009 tersebut dibunuh dengan cara digorok dan jasadnya dibuang ke tempat sampah.
Menlu Rusia Sebut Warga Sipil Jadi Korban Serangan Ukraina
Pemerintah Pastikan Produksi Beras Nasional Surplus
Blinken Bertemu Erdogan, Bahas Suriah Pasca Kejatuhan Rezim Assad
Polisi Sebut Pelaku Pembunuhan di Cileungsi Alami Gangguan Jiwa
Menlu AS Temui Macron Bahas Masalah Ukraina dan Timur Tengah









