maiwanews – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan resmi menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) Jabar 2011. Penetapan itu didasarkan pada kebutuhan hidup layak (KHL) dari tahun ke tahun selalu meningkat.
“Penetapan upah minimum setiap tahun selalu menjadi perhatian publik dan jadi salah satu barometer kondusifitas hubungan industrial di daerah,” kata Ahmad Heryawan, dalam keterangan pers di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Jumat, 19 November 2010.
Heryawan mengatakan, jumlah daerah yang telah mencapai tingkat prosentase UMK terhadap KHL 100 persen, meningkat secara signifikan. Tahun 2007 sebanyak empat kabupaten/kota, tahun 2010 menjadi delapan dan tahun 2011 menjadi 12.
Sebaliknya, kata Heryawan, capaian UMK yang masih di bawah 80 persen KHL, semakin berkurang yang dari semula enam daerah pada tahun 2007, lalu berkurang menjadi tiga pada 2010 dan tinggal satu daerah pada 2011.
Berikut daftar UMK Jabar tahun 2010 selengkapnya:
1. Kota Bandung:Â Rp 1.188.435
2. Kabupaten Bandung:Â Rp 1.123.800
3. Kabupaten Bandung Barat:Â Rp 1.175.959
4. Kota Cimahi:Â Rp 1.172.428
5. Kabupaten Sumedang:Â Rp 1.110.135
6. Kabupaten Cianjur:Â Rp 810.500
7. Kabupaten Sukabumi:Â Rp 850.000
8. Kota Sukabumi:Â Rp 860.000
9. Kota Bogor:Â Rp 1.079.100
10. Kabupaten Bogor:Â Rp 1.172.060
11. Kota Depok:Â Rp 1.253.552
12. Kabupaten Majalengka:Â Rp 763.000
13. Kota Cirebon: Rp 923.000
14. Kabupaten Cirebon:Â Rp 906.103
15. Kabupaten Kuningan:Â Rp 749.000
16. Kabupaten Indramayu:Â Rp 944.190
17. Kabupaten Garut:Â Rp 802.000
18. Kota Tasikmalaya:Â Rp 865.000
19. Kabupaten Tasikmalaya:Â Rp860.000
20. Kabupaten Ciamis:Â Rp 741.800
21. Kota Banjar:Â Rp 732.000 – terendah
22. Kabupaten Purwakarta: Rp 961.200
23. Kabupaten Subang:Â Rp 791.200
24. Kabupaten Karawang:Â Rp 1.159.000
25. Kota Bekasi:Â Rp 1.275.000 – tertinggi
26. Kabupaten Bekasi:Â Rp 1.286.421









