maiwanews – Media resmi Iran mengatakan, negara itu berhasil melakukan uji coba  rudal pertahanan generasi baru hari Sabtu, 20 November 2010, pada hari terakhir latihan perang yang berlangsung lima hari itu.
Laporan-laporan media itu mengutip Brigadir Jenderal Mohamad Hasan mengatakan, rudal buatan Iran yang bernama S-200 tersebut, memiliki kemampuan setara yang dengan sistem pertahanan rudal S-300 buatan Rusia.
Pada bulan September lalu, Presiden Rusia Dmitry Medvedev membatalkan kontrak pengiriman rudal S-300 ke Iran sehubungan dengan sanksi PBB atas Iran karena program nuklirnya yang kontroversial itu. Pembatalan itu diprotes keras oleh pihak Iran.
Namun awal minggu ini, Iran mengatakan, pihaknya telah berhasil menguji coba sistem rudal lain yang disebut Mersad.
Media Iran melaporkan, dalam latihan perang hari Sabtu itu, unit-unit militer menggunakan sistem rudal jarak dekat dan artileri untuk menembak jatuh pesawat tempur tanpa awak tiruan milik  musuh.
Teheran mengadakan latihan perang beberapa kali dalam setahun. Negeri kaya minyak itu seringkali memamerkan senjata-senjata baru ciptaannya. Angkatan Udara Iran mengatakan, latihan perang yang baru saja berlangsung itu merupakan yang terbesar. (voa/ylh)
Wagub Sulsel Buka Seminar Edukasi Kaukus Perempuan Parlemen
Putin-Lukashenko Bahas Kerja Sama Strategis dalam Pertemuan di Volgograd
Prabowo Terima Kunjungan Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia
Porsche Buka Pusat Klasik Pertama Jerman di Kassel
AS Siap Bangun Sistem Pertahanan Rudal 'Kubah Emas'









