maiwanews – Menyusul serangan artileri Korea Utara ke sebuah pulau di Korea Selatan yang menewaskan dua marinir Korea Selatan dan melukai 18 orang lainnya, Amerika mengirim sebuah kapal induk ke perairan Korea Selatan untuk mengikuti latihan angkatan laut bersama.
Pasukan Amerika di Korea Selatan mengatakan, kapal induk USS George Washington itu akan berpartisipasi dalam latihan hari Minggu hingga hari Rabu mendatang, di laut sebelah barat Semenanjung Korea.
Amerika mengatakan, latihan tersebut bertujuan melindungi dan direncanakan jauh sebelum Korea Utara menyerang Pulau Yeon-pyeong hari Selasa. Pulau Yeonpyeong terletak dekat perbatasan maritim sebelah barat yang disengketakan kedua Korea.
Militer Amerika mengatakan latihan tersebut akan menunjukkan kekuatan aliansi Amerika – Korea Selatan, dan komitmen Amerika terhadap stabilitas kawasan lewat peragaan kekuatan.
Korea Selatan menanggapi serangan hari Selasa ke Yeonpyeong, dengan menembakkan artileri ke posisi-posisi Korea Utara di seberang perbatasan maritim.
Presiden Amerika Barack Obama mengutuk pemboman Korea Utara sebagai hal keterlaluan. Presiden Obama berbicara melalui telefon dengan Presiden Korea Selatan Lee Myung-Bak dan berjanji akan mengorganisir kecaman internasional atas Pyongyang.
Namun Korea Utara, Kamis (25/11/2010), kembali mengancam akan melakukan gelombang serangan baru terhadap Korea Selatan. Korea Utara menimpakan kesalahan kepada Amerika Serikat atas serangan artilerinya Selasa lalu. (voa/ylh)









