Israel telah menyetujui pembangunan 24 unit pemukiman baru di wilayah East al-Quds (Jerusalem). “The building and planning committee telah memberi hak untuk melakukan pembangunan 24 rumah di 4 bangunan,” Hagit Ofran dari watchdog Peace Now kepada AFP.
Dia menambahkan bahwa unit pemukiman baru tersebut akan dibangun Sebagai Suwwana, terletak tepat di sebelah timur kota tua al-Quds, dekat Bukit Zaitun. Perintah pembangunan dikeluarkan menyusul kebijakan otoritas Israel yang menghancurkan 2 pemukiman Palestina di Jerussalem.
Perundingan antara otoritas Palestina dengan Israel terhenti setelah Tel Aviv menolak perpanjangan pembekuan/penghentian pembangunan pemukiman yang berakhir September lalu. Pekan lalu, Amerika Serikat berhenti meyakinkan Israel untuk membekukan pembangunan pemukiman di wilayah Palestina yang diduduki.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak permintaan masyarakat internasional untuk memperpanjang penghentian pembangunan di Tepi Barat.
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon telah menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Israel wajib untuk menghentikan perluasan pemukiman di wilayah Palestina yang diduduki.
Uni Eropa juga telah menyatakan penyesalan atas penolakan Israel untuk memperpanjang membekukan parsial, perluasan pemukiman Israel dianggap ilegal dan merupakan hambatan bagi perdamaian. (presstv)
Wagub Sulsel Buka Seminar Edukasi Kaukus Perempuan Parlemen
Indonesia-Australia Komitmen Wujudkan Perdamaian dan Kemakmuran Regional
Tim Aju Bantuan Kemanusiaan TNI Berangkat ke Myanmar
Zelenskyy Sebut akan Ada Diplomasi Perdamaian Ukraina-Rusia
Satpol PP Tertibkan Bangunan Di Lahan Milik Pemkot Surabaya









