Pertandingan Final AFF Suzuki Cup 2010 leg pertama antara Indonesia melawan Malaysia tidak hanya menjadi perhatian kawasan Asia Tenggara, tapi juga di seluruh dunia. Untuk itu diharapkan pertandingan berjalan aman dan selamat serta dapat membantu mengurangi tensi ketegangan Indonesia – Malaysia, sesuai falsafah sepakbola, yaitu bersahabat.
Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes dalam konferensi pers Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) di KBRI Kuala Lumpur pada tanggal 22 Desember 2010. Terkait dengan pertandingan tersebut, PSSI telah melakukan pertemuan dengan Football Association Malaysia (FAM), dalam suasana yang bersahabat dan kooperatif.
Pada kesempatan itu PSSI meminta jaminan keamanan bagi seluruh pemain Tim Nasional Indonesia sejak ketibaan di Kuala Lumpur dan selama berada di Kuala Lumpur, sebagaimana keamanan yang telah diberikan juga bagi Tim Nasional Malaysia saat berada di Indonesia.
PSSI juga meminta apabila dalam pertandingan partai final Piala AFF terjadi insiden munculnya sinar laser dari penonton seperti pada saat Malaysia berhadapan dengan Vietnam, yang mengganggu jalannya pertandingan, maka PSSI meminta pertandingan dihentikan sampai pelaku diketahui dan diamankan, kemudian pertandingan dapat dilanjutkan kembali.
Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar juga menghimbau agar Warga Negara Indonesia yang berada di Malaysia dapat memberikan dukungan bagi Tim Nasional Indonesia di Piala AFF. KBRI Kuala Lumpur diminta memfasilitasi supporter tersebut antara lain dengan kemudahan pembelian tiket di KBRI Kuala Lumpur. Duta Besar menghimbau agar menjadi supporter Indonesia maupun Malaysia bertindak sportif, serta menjaga suasana pertandingan yang damai, dan menghindari tindakan-tindakan yang melanggar hukum, membawa senjata tajam dan lain-lain.









