Presiden Cina, Hu Jintao tiba di Washington Amerika Serikat untuk kunjungan kenegaraan. Pejabat pemerintaha Obama mengatakan pihaknya tidak akan menghindari isu-isu pelik dalam pertemuan dengan Hu Jintao.
Dalam kunjungan selama dua hari, Hu Jintao akan dijamu makan malam bersama Presuden Amerika Serikat, Barack Obama. Wednesday’s state dinner merupakan yang pertama bagi pemimpin negara Cina di Gedung Putih dalam kurun waktu 13 tahun, dan merupakan yang ketiga bagi Obama selama dua tahun menjabat.
Setelah sambutan seremonial pada Rabu pagi terhadap kedatangan Hu Jintao, kedua kepala negara akan melanjutkan pembicaraan mereka. Kedua belah pihak menekankan keinginan mereka dalam kerjasama. Juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, menyebut hubungan antara kedua negara sebagai koperatif tapi kompetitif.
“Kami memiliki hubungan, sebagaimana saya katakan, hubungan itu menghasilkan manfaat besar. Pada saat yang sama, kami dihadapkan pada beberapa tantangan yang sulit. Beberapa masalah itu akan dibahas hari Rabu,” kata Robert Gibbs.
Kebanyakan isu yang dibahas adalah masalah ekonomi. Amerika Serikat dan Cina merupakan dua negara dengan tingkat perekonomian yang besar, dan Gibbs mengatakan AS akan melakukan penjualan senilai 100 juta dolar dalam bentuk barang dan jasa ke Cina tahun ini. Namun kenyataannya perdangan AS dengan Cina mengalami defisit, dan beberapa senator mengancam menetapkan tarif ekspor lebih tinggi terhadap Cina. (voa)









