Mesir Makin Rusuh, PBB Evakuasi 600 Staf

SUPPORT THE PEOPLE'S REVOLUTIONPerserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mulai menarik stafnya dari Mesir. Sebanyak 600 orang staf PBB beserta keluarganya dievakuasi karena kondisi keamanan negara itu makin mengkhawatirkan.

Para staf tersebut diungsikan ke Siprus menggunakan empat pesawat carteran PBB. Menurut rencana pesawat tersebut akan mendarat di bandara Larnaca.

Mereka merupakan staf pada badan-badan PBB, diantaranya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dana Anak-anak PBB (UNICEF), Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengatahuan dan Kebudayaan (UNESCO), dan Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).

Penerbangan pertama dari Kairo ke Larnaca dijadualkan tiba pertengahan Kamis sore. Sebagian anggota staf PBB tetap berada di Mesir untuk melaksanakan tugas-tugas penting, jadi ini bukan merupakan evakuasi secra total, melainkan relokasi dari sejumlah staf yang akan diterima oleh anggota UNFICYP (United Nations Force in Cyprus) di bandara.

Selain itu, Amerika Serikat telah mengungsikan lebih dari 1.900 orang sejak Senin. Sekitar 5.200 penumpang berbagai bangsa berada di bandara Kairo pada hari Kamis, menunggu penerbangan komersial atau yang disewa pemerintah.

Diperkirakan 50.000 orang Amerika tinggal dan bekerja di Mesir, banyak di antaranya telah menelepon kedutaan mereka meminta bantuan untuk meninggalkan Mesir. (voa)