Pancasila Tergeser oleh Berbagai Isme Dewasa Ini

kiki-sahnakri-gerbangBerbagai faham atau isme telah menyerbu Indonesia dan menggerus nilai-nilai luhur dalam empat pilar bangsa, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945), Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Beragam nilai atau lebih tepat disebut sebagai kepentingan tersebut diantaranya adala neoliberalisme, kapitalisme, serta fundamentalisme. Semuanya melakukan serbuan dahsyat dan gencar sehingga empat pilar bangsa utamanya Pancasila mulai tergeser, terkikis, dan teralienasi.

Kepentingan asing itu membawa virus individualisme, materialisme, hedonisme,konsumtivisme, fanatisme sempit, radikalisme, bahkan terorisme. Akibatnya bangsa Indonesia tidak lagi hidup rukun dan damai, serta tidak lagi penuh keramahtamahan.

Demikian disampaikan mantan Wakasad, Letnan Jenderal TNI (Purn) Kiki Syahnakri, dalam Diskusi Pergerakan Amanat Kebangsaan (Gerbang Indonesia) di Rumah PAN (Partai Amanat Nasional) Jl. Warung Buncit Raya No. 17 Jakarta Selatan, Kamis, 10 Februari 2011.

Menurut Kiki bangsa Indonesia telah masuk ke dalam suatu kondisi penuh konflik, anarkhi, tawuran, amuk massa, dan banyak lagi lainnya. Semua itu dapat kita saksikan hampir setiap hari di televisi dan media massa lainnya.

Kondisi ini merupakan masalah aktual dan sangat penting bahkan mendesak untuk dibahas dan dicarikan jalan keluarnya. Karena bila terlambat, bangsa Indonesia akan menghadapi persoalan besar yang dapat bermuara pada perpecahan.

Oleh karena itu Kiki menganggap diskusi oleh Gerbang Indonesia bertema Realitas dan Tantangan 4 Pilar Bangsa Sebagai Pondasi Indonesia merupakan kegiatan penting. Sasarannya tidak sekedar menyegarkan wawasan, kesadaran, serta semangant para peserta semata, tetapi lebih dari itu, kegiatan diskusi oleh Gerbang Indonesia dapat menghasilkan manfaat berlapis.

Bahkan, menurut Kiki, efeknya bisa memberikan penyadaran dan pencerahan bagi masyarakat luas. Selain itu juga diharapkan terjadi penguatan kembali pada empat pilar bangsa.