Film Lost in Papua mengangkat kekayaan alam dan budaya di Papua Selatan. Film ini coba meluruskan pandangan orang tentang kanibalisme suku Korowai. Semua latar belakang yang tergambar di film ini memang realitas berdasarkan kisah yang benar benar ada di Papua Selatan dan bukan mengada-ngada sekalipun sudah diramu dalam kemasan cerita komersil dengan tokoh tokoh fiktif.
Salah satu dalam film Lost in Papua adalah ajakan untuk lebih menghargai alam dan tidak merusak kehidupan di dalamnya. Ini sekaligus merupakan sindiran bagi eksploitasi tambang di Papua yang tidak memberi banyak manfaat bagi masyarakat Papua.
Film ini dijadualkan tayang pada tanggal 10 Maret 2011 di bioskop Indonesia. Untuk memberikan sedikit gambaran, berikut sinopsisnya.
Sinopsis Film Lost in Papua
Di pedalaman rimba Papua, Rangga diperankan Edo Borne beserta timnya menjalankan sebuah misi eksplorasi mencari titik tambang. Tanpa mereka sadari telah memasuki wilayah terlarang yang dikenal dengan sebutan RKT 2000. Tak berapa lama, terjadilah sebuah petaka yang menyebabkan hilangnya anggota tim satu persatu
Tiga tahun kemudian. Nadia (Fanny Fabriana), mantan tunangan Rangga, masih terbayang dengan kejadian di Papua itu. Disisi lain, David (Fauzi Badillah) yang pernah di campakkan Nadia, masih terus mengejar Nadia dengan segala cara. Nadia tak menghiraukan David dan mencoba menjauhinya dengan menerima tugas ke Papua yang di berikan oleh bosnya, Pak Wijaya (Didi Petet), yang tak lain adalah ayah David
Nadia berangkat ke Papua membawa sebuah titipan cinderamata dari kakeknya (Piet Pagau) untuk kepala suku Korowai yang pernah menyelamatkan nyawanya di masa perjuangan lalu. Nadia yang baru pertama kali datang ke Papua, jatuh cinta dengan keindahan alamnya. Namun dibalik itu, misteri hilangnya Rangga masih terus membayangi Nadia
Perjalanan menuju suku Korowai tidaklah mudah, Nadia bersama teman-temannya harus melewati rintangan yang cukup berat. Dalam keputus-asaan, mereka menemukan sebuah perkampungan suku primitive yang semua penghuninya perempuan. Di suku inilah, Nadia mengetahui kalau Rangga tiga tahun lalu pernah ditangkap oleh suku.
Pemain : Fanny Fabriani, Fauzi Baadilla, Piet Pagau, Didi Petet, Edo Borne, Petrus Taro Gerze, ratusan peran pendukung dari Papua
Sutradara : Irham Acho Bahtiar
Penulis : Ace Arca, Augit Prima
Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pembentukan Koperasi Merah
Danlantamal VI Tinjau Kesiapan Personel Gabungan Pengamanan Hari May Day
Vladimir Putin Terima Kunjungan Wang Yi
Blinken Lakukan Perjalanan ke Republik Korea, Jepang, dan Prancis
Kakanwil Kemenkumham Jatim Pimpin Upacara Ziarah Rombongan, Peringati Hari Pengayoman ke-79









