Gempa dan Tsunami Jepang: Tim KBRI Tiba di Sanjo

Houses afire amid tsunami debris in Natori City.Tim KBRI telah tiba di penampungan SMP Sanjo di Sendai. Berdasarkan informasi dari KBRI Tokyo, dua relief et evacuation team KBRI pada tanggal 12 Maret 2011 pukul 02.00 dini hari. Di tempat pengungsian SMP Sanjo, Kota Sendai tersebut terdapat 89 WNI, 68 diantaranya orang dewasa dan 21 lainnya anak-anak.

Team Relief dan evacuation ada di Sendai dalam rangka memberikan pertolongan dan membantu masyarakat Indonesia di wilayah yang terkena musibah sebagai bagian dari perlindungan kepada WNI. Berbagai kebutuhan pendukung seperti air mineral, tisu, antiseptic, popok bayi, makanan bayi, obat-obatan luar (obat pusing, mual) sangat terbatas untuk diperoleh mengingat infrastruktur di kota tersebut masih sulit untuk bisa dilalui sehingga suplai barang-barang menuju kota belum lancar.

Pengungsian di kota Sanjo merupakan 1 dari 6 tempat pengusian di wilayah Sendai. WNI di tempat tersebut dalam kondisi baik. Menurut Tim, logistik yang dibawa oleh tim cukup untuk 2 (dua) hari dan kondisi di tempat tersebut kekurangan air bersih. Penampungan tersebut saat ini tidak dialiri listrik namun di beberapa lokasi di kota Sendai aliran listrik mulai kembali normal.

Saat ini makanan hanya untuk manula dan anak2 usia SD, dan pemberian air dibatasi. Di pengungsian tersebut telah dibuat dapur PPI sehingga Insya Allah suplay makanan tidak berhenti.

Hingga saat ini semua dalam keadaan sehat, hanya saja keadaan toilet darurat sudah tidak layak pakai. gempa susulan masih trus dirasakan. Para pengungsi sangat membutuhkan selimut, heater, bahan2 makanan dan minuman, tissue toilet dan tissue makan. Mereka juga ingin tahu kepastian lokasi evakuasi, karena sindrom pasca bencana sepertinya mulai datang pada warga PPI.