Kemlu RI Pulangkan 15 WNI dari Libya Hari Ini

Libya map with old flagSebanyak 15 orang WNI dari Libya dijadualkan akan tiba di Jakarta 15 Maret 2011 malam hari ini WIB. Mereka diberangkatkan dengan pesawat Emirate EK-748 pada Senin 14 Maret 2011 pukul 14.30 waktu Tunisia.

Acara pelepasan 15 WNI dari Libya ke Indonesia ini dilaksanakan di KBRI Tunis pagi hari 14 Maret, sekitar pukul 11 waktu setempat. Acara dihadiri oleh staf KBRI Tunis, Dharma Wanita Persatuan KBRI Tunis dan perwakilan masyarakat Indonesia di Tunis. Pada acara pelepasan itu, Duta Besar RI untuk Tunisia, Muhammad Ibnu Said, mengamanatkan berkas rombongan kepada Ketua Rombongan, Aziz Makaraka. 15 WNI tersebut terdiri dari TKI dan TKW yang tiba di Tunisia dalam dua rombongan, tanggal 7 dan 12 Maret 2011.

Duta Besar RI untuk Tunisia, Muhammad Ibnu Said menyatakan bahwa Perwakilan RI telah menjalankan tugas dan tanggung jawab Pemerintah untuk memberikan perhatian dan perlindungan kepada semua warga negara Indonesia di luar negeri. Ia mengungkapkan rasa syukurnya bahwa dengan pemberangkatan kali ini, berarti dari 515 WNI di Libya yang dievakuasi ke Tunisia, semuanya telah diberangkatkan ke Tanah Air.

Rasa syukur itu patut disampaikan mengingat keterbatasan dan berbagai kendala yang harus dihadapi oleh KBRI Tunis. “Karena kondisi politik dan keamanan di Tunisia belum sepenuhnya normal sejak revolusi tanggal 14 Januari 2011,” tambah Ibnu.

Ibnu berharap agar para WNI yang masih berada di Libya dapat segera dievakuasi dari negara tersebut. Dikatakannya bahwa KBRI Tunis akan terus mengupayakan konsolidasi dengan Satgas Evakuasi Nasional dan semua pihak terkait untuk tujuan tersebut.

Mewakili WNI yang dipulangkan, Sdr. Aziz Makaraka menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Pemerintah RI, Kemlu RI, KBRI Tripoli dan KBRI Tunis yang dikatakannya telah mau memperhatikan nasib mereka dan mengupayakan segala cara untuk dapat mengevakuasi mereka dari Libya. Dia juga berterima kasih atas sambutan yang hangat dari pihak KBRI Tunis yang telah memberikan pelayanan kepada mereka selama masa penampungan.

Menurut rencana, jika semua berjalan lancar, 2 WNI lainnya akan segera tiba dari Libya melalui jalan darat. Ibnu menghimbau agar siapa saja yang mempunyai kontak WNI di Libya yang belum dievakuasi dapat menghubungi Satgas Evakuasi, KBRI Tripoli atau KBRI Tunis, agar dapat diambil tindakan untuk mengevakuasinya. (KBRI Tunis/MYz/ed.Yo2k/Kemlu/aso)