BOJONEGORO – Bank Jatim Cabang Bojonegoro menargetkan penyaluran kredit ketahanan pangan dan energi (KKPE) sebesar Rp. 34 milyar tahun 2011 ini. Target ini meningkat dibanding tahun 2010 lalu sebesar Rp. 24 miliar.
“Tahun ini ada peningkatan Rp. 10 miliar,” kata Kepala Cabang Bank Jatim Bojonegoro, Basuki.
Menurut Basuki, KKPE yang dikucurkan di Bojonegoro ini rata-rata untuk sektor pertanian, dan peternakan. Hal ini sesuai dengan karteristik dan program pemerintah daerah. Dimana sekarang ini sector pertanian dan peternakan sedang digalakkan.
“Sebagian besar KKPE untuk sector peternakan,” ungkap Basuki.
Diungkapkan, bahwa pengucuran KKPE ini merupakan program kredit yang mendapat subsidi bunga dari pemerintah. Meski demikian Bank Jatim tetap selektif dalam memilih debitur. Itu semua dilakukan untuk mengelola tingkat kredit bermasalah (NPL).
“Ada beberapa yang bermasalah. Tapi pada dasarnya NPL sangat rendah,” tegasnya.
Basuki optimistis, target Rp 34 miliar ini dapat terserap di tahun 2011 ini. Sebab masyarakat sudah mulai banyak yang melakukan budidaya ternak.









