maiwanews – Tradisi warga dalam berlebaran bukan hanya pulang kampung atau mudik beramai-ramai. Mengunjungi tempat-tempat wisata favorit bersama keluarga juga merupakan bagian rutinitas tahunan setiap merayakan Idul Fitri.
Puluhan bahkan ratusan tempat wisata yang dapat dikunjungi saat liburan lebaran dengan harga tiket tanda masuk yang bervariasi, mulai dari yang murah hingga yang lumayan mahal. Namun jika tidak jeli, bisa jadi pengeluaran akan membengkak jauh dari yang semula diprediksi.
Untuk menghindarkan dari munculnya biaya tak terduga yang terlalu banyak, ada baiknya mempersiapkan beberapa hal berikut sebelum menentukan pilihan tempat berwisata lebaran.
1. Sesuaikan anggaran dengan tempat wisata yang dituju. Hindari menyederhanakan perencanaan biaya berwisata hanya pada komponen biaya utama seperti kendaraan, tiket masuk atau makan saja. Biasakan membuat perencanaan biaya yang lebih rinci.
2. Sebelum memilih tempat berwisata, sebaiknya kumpulkan lebih dulu data tempat wisata sebanyak mungkin yang mungkin anda kunjungi dengan cara menelpon langsung, mencari di koran/majalah atau di internet.
3. Untuk melengkapi data itu, jangan malu menanyakan kepada kerabat atau tetangga yang pernah berkunjung ke tempat wisata yang akan dituju tentang biaya apa saja yang mungkin muncul saat berwisata.
4. Setelah menentukan pilihan, pilihlah bagian permainan atau kunjungan utama saja di tempat wisata yang dituju, kecuali memang sudah direncanakan lebih dulu. Karena setiap penambahan permainan, berarti ada penambahan biaya.
5. Salah satu komponen biaya berwisata yang paling sering membengkak adalah makanan. Umumnya harga di tempat wisata jauh lebih mahal dari haga normal, jika akan membeli makanan, pilihkan warung yang mancantumkan harga menu. Jika tidak, jangan malu menanyakan harganya sebelum memesan.
6. Namun cara yang paling baik dan tentu paling murah adalah membawa sendiri makanan dan minuman yang dibutuhkan dari rumah.
7. Tentukan jenis kendaraan yang akan digunakan sebelum berwisata apakah menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum. Dengan kendaraan pribadi, bisa dilakukan dengan kendaraan milik sendiri atau sewa.
8. Umumnya berwisata dengan kendaraan pribadi tentu akan lebih nyaman, namun itu tidak berlaku di tempat wisata tertentu, terutama di saat kunjungan sedang sangat tinggi. Dalam banyak kasus, saat berwisata justru muncul stres karena macet parah di pintu masuk, baik saat masuk maupun keluar. Beberapa tempat wisata seperti Ancol atau Kebun Binatang Ragunan, telah difasilitasi dengan halte bus umum seperti TransJakarta.
Selamat berwisata …..









