Pasukan NTC Klaim Siap Ambil Alih Benteng Khadafi

pemberontak-libya-edPasukan anti Muammar Khadafi klaim siap ambil alih benteng sang Kolonel karena batas waktu untuk menyerah pada 12 September sudah lewat. Pimpinan Dewan Transisi Nasional (National Transitional Council – NTC) Mustafa Abdel Jalil mengatakan negosiasi dengan pro Khadafi telah masuk deadline.

Tiga kota masih berada dibawah kontrol pasukan pro Khadafi masing-masing adalah Bani Walid, Sirte dan Sabha. Di luar kota terbesar kedua Libya, Sirte, anti Khadafi mengatakan mereka menunggu perintah untuk memulai serangan. Pemimpin pasukan Adel Ahmed mengatakan pasukannya menunggu perintah untuk memasuki Sirte yang dalam keadaan tanpa air dan listrik selama beberapa hari.

“Kami tidak tahu kondisi terkini di Sirte, tapi sepertinya mereka dalam kondisi buruk. Jadi kami hanya menunggu”, kata Ahmed. Pasukan tersebut dikatakan adalah para sukarelawan, demikian pula halnya dengan pemimpin pasukan.

Pasukan anti Khadafi mengaku mereka mampu mengambil alih Bani Walid dalam beberapa jam. Sedangkan pengambilalihan Sirte diperkirakan membutuhkan beberapa hari. Mereka elah siap menyerang, tapi otoritas di sana masih mencoba bernegosiasi dan mengupayakan pro Khadafi untuk menyerah. (VoA/aso | Foto: anti Khadafi oleh B.R.Q)

Posted with WP for BlackBerry.