Pesawat terlambat diberangkatkan (delay) sudah sering terjadi, namun kejadian baru-baru ini berbeda. Para penumpang tertahan di dalam pesawat selama hampir satu jam setelah mendarat. Kejadian ini memicu kemarahan para penumpang, apalagi keberangkatan dari Jakarta sempat mengalami penundaan.
Merasa ditelantarkan dan dilecehkan, puluhan penumpang pesawat Lion Air rute Jakarta-Surabaya mengajukan protes di Bandara Juanda Sabtu 19 November 2011 malam, mereka meminta penjelasan dan permintaan maaf dari manajemen Lion Air.
Berdasarkan informasi dari beberapa penumpang, saat pesawat dengan nomor penerbangan JT 580 mendarat, penumpang harus menunggu hampir satu jam sampai pintu pesawat dibuka. Pramugari dan pilot di atas pesawat beralasan keterlambatan itu karena menunggu tangga dan bis. Menurut penumpang alasan itu tidak masuk akal dan terkesan dibuat-buat.
Setiba di terminal kedatangan, para penumpang mendatangi konter Lion Air di Bandara juanda, setelah bersitegang beberapa lama dengan petugas konter, akhirnya Koordinator Pasasi Lion Air, Dyan Eko, mendatangi para penumpang didampingi Airport Duty MGR, Mulyantoro.
Dalam dialog dengan para penumpang, Dyan menjelaskan bahwa pesawat JT 580 terpaksa menunggu cukup lama karena kondisi parkiran pesawat sedang penuh. Namun alasan itu dibantah seorang penumpang, katanya di belakang pesawat mereka ada dua pesawat lainnya dimana penumpang kedua pesawat itu bisa segera turun sementara penumpang Lion Air masih tertahan di atas pesawat. Meski tidak ada jawaban memuaskan, akhirnya satu persatu penumpang membubarkan diri.
Prabowo Hadiri Peringatan Hari Buruh Internasional di Monas
Polda Jateng Bongkar Sindikat Penipuan Mobil Rental Lintas Daerah
Ketua Dekranasda Makassar Perkenalkan Baju Bodo, Ajang Promosi Warisan Budaya
76 Personel Gabungan Cari Korban Banjir Bandang di Pegunungan Arfak
Atlet Tenis dan Pembalap Porsche Bertemu di Ajang Porsche Tennis Grand Prix









