Pemerintah Pakistan menambah kekuatan militer di daerah perbatasan. Seorang perwira tinggi negara itu mengatakan senjata pertahanan udara ditempatkan di perbatasan dengan Pakistan.
Menurut perwira tersebut penempatan dilakukan setelah serangan udara NATO bulan lalu yang menewaskan 24 tentara Pakistan. Suratkabar Dawn Pakistan memberitakan Mayor Jenderal Ashfaq Nadeem mengatakan penempatan senjata antipesawat di perbatasan bertujuan sebagai langkah antisipatif atas kemungkinan serangan pesawat NATO, sementara Pakistan menilai kembali strategi pengamanan perbatasan barat terhadap serangan udara.
Nadeem memberi keterangan kepada kabinet federal dan komisi pertahanan Senat mengenai penempatan senjata itu hari Kamis. Sementara pejabat Amerika dan Pakistan memberi keterangan berbeda mengenai perkembangan terkini di pos penjagaan Pakistan dekat perbatasan dengan Afghanistan.
Para pejabat militer Pakistan mengatakan serangan akhir November itu tidak beralasan dan disengaja. Namun tuduhan itu dibantah oleh para pejabat Amerika. (VoA/aso)
Posted with WP for BlackBerry.
Presiden Serahkan Alutsista ke TNI, Perkuat Pertahanan Udara
Sanksi AS Menarget Perdagangan Minyak Iran-Tiongkok
Pemerintah Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Sumatra Berjalan Cepat
Presiden Prabowo Terima Sejumlah Menteri di Hambalang
Porsche Pertahankan Tren Positif Jelang E-Prix Shanghai









