maiwanews – Untuk mewujudkan Minimum Essential  Force (MEF) dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI yang cukup luas, TNI Angkatan Udara (TNI AU) terus melakukan regenerasi penerbang tempur yang dimilikinya.
Proses regenerasi itu dilaksanakan salah satunya dengan cara menyelenggarakan pendidikan transisi penerbang pesawat tempur secara berkala terhadap para penerbang jet tempur F-16.
Seperti dikutip dari situs TNI, pendidikan transisi penerbang pesawat tempur F-16 angkatan XVI dilaksanakan dan dibuka oleh Komandan Wing 3, Kolonel Pnb Haris Haryanto, di ruang Brieifing Malanud Iswahjudi, Jumat 20 Januari 2012.
Dalam pembukaan pendidikan transisi penerbang pesawat termpur F-16 angkatan XVI, sekaligus juga dilaksanakan penutupan pendidikan transisi penerbang pesawat tempur F-16 angkatan XIV.
Pendidikan Transisi XVI diikuti 2 (dua) orang perwira penerbang Skadron Udara 3 yaitu Letda Pnb Yusuf Atmaraga AAU 2008 dan Letda Pnb Jaka Artya AAU 2009, sementara Pendidikan Transisi XIV F-16 diikuti oleh 3 (tiga) orang Perwira Penerbang yaitu Lettu Pnb Rahman fauzi AAU 2006, Lettu Pnb Ferry Rahman AAU 2007, dan Lettu Pnb Ery Nasrul Mahlidar AAU 2007.
Prabowo Akan Terima Kunjungan Resmi Albanese
Porsche Lakukan Investasi Strategis untuk Perkuat Masa Depan
Bareskrim Telusuri Laporan Ridwan Kamil Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Porsche Uji Ketahanan 911 GT3 R Generasi Terbaru di Spa-Francorchamps
Pentagon Kerahkan Brigade Stryker dan Batalyon Penerbangan ke Perbatasan Meksiko









