33 Tahun Lalu Revolusi Islam Iran Gulingkan Pahlevi

maiwanews – Ribuan warga Iran memperingati ulang tahun ke-33 Revolusi Islam tahun 1979. Mereka berkumpul di kota-kota hari Sabtu 11 Februari 2012. VoA melaporkan sebagian diantaranya membawa poster berisi kecaman terhadap Amerika Serikat dan Israel.

Tidak hanya di Iran, peringatan HUT Revolusi Islam juga diadakan di kedubes Iran di Madrid, Spanyol. Pada kesempatan itu duta besar untuk Spanyol, Morteza Saffari Natanzi, menyoroti sejarah hubungan dengan negeri matador tersebut. Dalam pernyataannya, dikutip PressTV, Morteza menyatakan Iran memiliki pandangan positif terhadap orang-orang Spanyol dan negara mereka.

Tahun 1979 Revolusi Islam Iran berhasil menumbangkan Shah Mohammad Reza Pahlevi dan mengubah sistem kerajaan menjadi republik Islam. Pemerintahan Pahlevi dinilai korup, ia juga dianggap telah melakukan westernisasi, hal ini bertentangan dengan keinginan masyarakat Muslim Iran. Ayatullah Agung Ruhollah Khomeini merupakan pemimpin revolusi dan pendiri Republik Islam.

16 Januari 1979, Pahlevi harus meninggalkan Iran, dan pada tanggal 1 Februari 1979, Ayatullah Khomeini kembali ke Teheran setelah hidup dalam pengasingan di Qom, ibukota Provinsi Qom di Iran. (Foto Ayatullah Khomeini oleh نامعلوم)