maiwanews – Usai melakukan kunjungan di Hongkong, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta rombongan kini berada di Seoul, Korea Selatan (Korsel). Kehadiran SBY di Seoul dalam rangka mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Keamanan Nuklir ke-2.
KTT yang diikuti 59 pemimpin dunia dan rencananya akan dibuka oleh Presiden Amerika, Barack Obama tersebut, dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari sejak hari ini, 26-27 Maret 2012.
Sebagai negara yang tidak memiliki nuklir, Indonesia dalam pertemuan itu akan ikut berperan dalam mengupayakan agar dunia aman dari ancaman nuklir, termasuk aman bagi Asia Tenggara dan Indonesia.
SBY Didemo TKW
Selama berada di Hongkong, SBY juga sempat dihadang demontrasi. Unjuk rasa oleh hampir seratus Tenaga Kerja Indonesia (TKW) yang ada di negara itu menyatakan menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi, mendesak pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok, dan memberikan perlindungan pada TKW.
Sebanyak seratus polisi Hong Kong diturunkan untuk menghalangi massa pendemo yang berlangsung Minggu 25 Maret 2012 jam 10 pagi waktu setempat mendekat ke hotel tempat SBY menginap di Hotel Island Shangri-La, Hong Kong.
SBY berada di Hongkong dalam rangka untuk bertemu Chief Executive Hong Kong, Donald Tsang guna membahas kerjasama ekonomi antar dua wilayah dan persoalan ketenagakerjaan.









