
maiwanews – Google menandatangani kesepakatan untuk memperoleh tenaga listrik dari reaktor nuklir kecil daari Kairos untuk membantu memberi daya pada proyek kecerdasan buatan mereka
Direct USAGM hari Selasa, 15 Oktober 2024, dalam laporannya menyebutkan, Google pada Senin, 14 Oktober 2024, menandatangani kesepakatan untuk membantu memberi daya pada proyek kecerdasan buatan mereka.
Kesepakatan untuk membeli energi dari reaktor dari Kairos Power, muncul hanya beberapa pekan setelah kabar bahwa Three Mile Island, lokasi kecelakaan nuklir terburuk di Amerika Serikat, akan memulai kembali operasi untuk menyediakan energi bagi Microsoft.
“Kami percaya bahwa energi nuklir memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan bersih kami, dan membantu mewujudkan kemajuan kecerdasan buatan,” kata direktur senior energi dan iklim Google dalam sebuah pernyataan.
“Jaringan listrik membutuhkan sumber energi bersih dan andal seperti ini, agar dapat mendukung pembangunan teknologi,” tambah dia.
Raksasa teknologi seperti Microsoft, Amazon, dan Google dengan cepat memperluas kemampuan pusat data mereka untuk memenuhi kebutuhan komputasi revolusi kecerdasan buatan, sambil menjelajahi dunia untuk mencari sumber listrik.
Reaktor modular kecil (SMR) pertama dari serangkaian pengembangan reaktor oleh Kairos sebagai hasil kesepakatannya dengan Google diproyeksikan akan beroperasi pada akhir dekade ini, menurut perusahaan tersebut. Reaktor kecil tambahan diharapkan akan beroperasi hingga tahun 2035, menghasilkan total daya gabungan sebesar 500 megawatt.
SMR lebih kompak dan berpotensi lebih mudah digunakan, dengan investasi besar oleh pendiri Microsoft, Bill Gates di sektor tersebut.
Namun, teknologi itu masih dalam tahap awal dan belum memiliki persetujuan regulasi, sehingga perusahaan-perusahaan mencari opsi tenaga nuklir.
“Kami memandang ini sebagai kemitraan sangat penting,” kata salah satu pendiri dan kepala eksekutif Kairos, Mike Laufer dalam pernyataan tersebut.
Perjanjian ini memungkinkan teknologi SMR “untuk berkembang dan belajar di sepanjang jalan,” imbuh Laufer.
Jaringan listrik membutuhkan sumber listrik baru dan bersih untuk mendukung kecerdasan buatan, seiring dengan percepatan kemampuan dan penggunaannya. Tenaga nuklir adalah bagian dari kampanye raksasa teknologi tersebut untuk menyediakan energi bebas karbon melimpah sepanjang waktu.
Dianggap sebagai sumber daya dengan konsistensi lebih baik daripada tenaga surya dan angin, banyak perusahaan teknologi bertaruh pada pengembangan cepat energi nuklir untuk memenuhi permintaan listrik program kecerdasan buatan.
Pemanfaatan energi nuklir Three Mile Island oleh Microsoft akan memperkuat jaringan listrik di 13 negara bagian. (z/Direct/USAGM/VOA/ns/lt)









