Ekonomi Eropa Memburuk, Pengangguran Meningkat

maiwanews – Melemahnya nilai tukar euro pada titik terendah dalam dua tahun terakhir menunjukkan keterpurukan ekonomi Eropa. Nilai mata uang dari 17 negara eurozone turun sampai di bawah 1 dolar 22 sen Amerika dalam perdagangan hari Kamis 12 Juli 2012.

Di Yunani, angka pengangguran mencapai titik tertinggi untuk bulan April, yaitu sebanyak 22 persen, mengalami sedikit kenaikan dibanding bulan sebelumnya. Negara tersebut saat ini sedang dilanda masalah utang. Yunani sudah dua kali terpaksa minta dana talangan dari negara-negara Eropa dan menghadapi resesi untuk tahun kelima.

Khawatir negaranya keluar dari zona euro, rang-orang kaya Yunani banyak mengalihkan investasinya ke luar negeri, salah satunya di London Inggris. Meski tidak ada angka pasti, beberapa pihak memperkirakan bahwa lebih dari US$90 miliar telah keluar dari sistem perbankan Yunani sejak krisis ekonomi melanda tiga tahun lalu.

Di Perancis, pabrik mobil PSA Peugeot-Citroen mem-PHK 8.000 pegawai dan mengatakan, akan menutup salah satu pabriknya di negara itu.

Hari Senin lalu pihak Uni Eropa mengatakan tingkat pengangguran zona euro naik pada bulan Mei menjadi 11,1 persen, tingkat tertinggi sejak euro diluncurkan pada tahun 1999. Lebih dari 17 juta pekerja menganggur, naik hampir dua juta dibanding tahun lalu.

Tingkat pengangguran terburuk pada bulan Mei tercatat di Spanyol, dengan hampir satu dari setiap empat pekerja menganggur, dan lebih dari setengah orang muda negara itu tidak punya pekerjaan. Spanyol saat ini bernasib sama dengan Yunani, sedang dililit utang. (aso/VoA)